Analisa pengaruh media pendingin dan arus listrik pada proses pengelasan titik (spot welding) stainlees steel terhadap nilai kekuatan tarik

  • Tri Cahyo Wahyudi universitas muhammadiyah metro
  • Sulis Dri Handono universitas muhammadiyah metro
  • Hendi Ahmad Sanjaya
  • Abdul Basir Sulaiman Azis

Abstract

Pengelasan adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah sehingga menghasilkan sambungan las yang kontiyu. Media pendingin dan arus listrik pada proses pengelasan ini sangat mempengaruhi hasil pengelasan. Lap joint adalah salah satu jenis sambungan las yang ada pada las titik yaitu jenis sambunga tumpuk. Penelitian ini menggunakan plat baja Stainlees Steel AISI 316. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik dan jenis pendingin dengan arus berapa yang paling optimal untuk diberikan pembebanan tarik. Untuk waktu pengelasan disamakan  yaitu 2 detik dan untuk parameter  yang digunakan adalah media pendingin air biasa, air garam, air mineral dan variasi arus 660 Ampere, 880 Ampere dan 1100 Ampere. Pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik menggunakan alat Ultimate Testing Machine. Pada hasil pengujian didapat bahwa jenis sambungan lap joint yang paling optimum untuk diberikan pembebanan tarik dari nilai yield strength yaitu  pendingin air biasa pada arus 1100 Ampere sebesar 159,17 kg/mm2, tensile strength dengan  pendingin air mineral pada Arus 1100 Ampere sebesar 195,92 kg/mm2, dan nilai elongation dengan pendingin air mineral pada arus 1100 Ampere sebesar 11.19%.

Published
2021-09-30