ANALYSIS OF THE DEEP LEARNING APPROACH TO MATHEMATICAL PROBLEM-SOLVING SKILLS AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS

  • Dewi Riska Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Dadang Rahman Munandar Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
  • Iyan Rosita Dewi Nur Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia
Keywords: deep learning approach, mathematics learning, mathematical problem solving

Abstract

Mathematical problem-solving is a fundamental competency that should be fostered through mathematics instruction, as it enables students to interpret, analyze, and solve various problems systematically. Despite its importance, many students still encounter difficulties in selecting appropriate solution strategies and evaluating the accuracy of their solutions. This study aimed to examine the mathematical problem-solving skills of eighth-grade students following the implementation of the deep learning approach based on Polya's problem-solving framework. A descriptive qualitative design was employed, and the study was conducted at a junior high school in Karawang Regency, Indonesia, during the second semester of the 2025/2026 academic year. The participants consisted of 41 eighth-grade students. Data were collected through classroom observations, teacher interviews, documentation, and a mathematical problem-solving test. The findings revealed that the deep learning approach created an engaging learning environment that promoted students' active participation through discussion, collaboration, question-and-answer activities, and group presentations. The analysis further indicated that most students were able to understand the given problems, develop appropriate solution strategies, and implement the planned procedures correctly. However, some students continued to experience difficulties during the looking back stage because they rarely reflected on or verified both the solution process and the final results. Overall, the findings suggest that the deep learning approach provides meaningful, contextual, and reflective learning experiences that contribute to the development of students' mathematical problem-solving skills. Therefore, this approach has the potential to serve as an effective instructional alternative for strengthening mathematical problem-solving skills in mathematics education.

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena membekali siswa dengan kemampuan memahami, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai permasalahan secara sistematis. Meskipun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menentukan strategi penyelesaian yang tepat serta melakukan refleksi dan verifikasi terhadap hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam yang mengacu pada tahapan pemecahan masalah menurut Polya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di salah satu sekolah menengah pertama di Kabupaten Karawang pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 41 siswa kelas VIII sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dokumentasi, serta tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran mendalam mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif sehingga mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif melalui kegiatan diskusi, kolaborasi, tanya jawab, dan presentasi hasil kerja. Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis memperlihatkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu memahami permasalahan, menyusun strategi penyelesaian, serta melaksanakan langkah-langkah penyelesaian secara tepat. Namun, sebagian siswa masih mengalami kesulitan pada tahap pengecekan kembali (looking back) karena belum terbiasa melakukan refleksi dan memverifikasi proses maupun hasil penyelesaian yang telah diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan reflektif sehingga mendukung perkembangan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam berpotensi menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam pembelajaran matematika.

References

Afidati, M., & Malasari, P. N. (2023). Pembelajaran Matematika yang Bermakna Menggunakan Pendekatan Teori Kognitivisme. Journal of Mathematics Educations, 2(2), 67–77. https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjme/article/view/67

Anwar, M., & Sodik, H. (2025). Kerangka Konseptual Pembelajaran Mendalam ( Deep Learning ) dan Implementasinya dalam Pendidikan di Indonesia. Tahim Al-’Ilmi: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 17(1), 69–96. https://jurnal.stitau.ac.id/index.php/tafhim/article/view/340

Asmarawati, E. (2026). Integrasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self Efficacy Siswa. Journal of Mathematics Education, 5(1), 506–516. https://ejurnal.stkipddipinrang.ac.id/index.php/wjme/article/view/637

Astriyani, A., Vahlia, I., Irfan, M., Agustina, R., Suryadinata, N., & Wicaksono, S. (2020). Analysis of Student Errors in Completing Significant Figures Problems. Proceedings of the International Conference on Science and Technology Innovation (ICSTI 2019). https://doi.org/10.4108/eai.20-9-2019.2292293

Azira, M., Murni, A., & Roza, Y. (2025). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal pada Materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Fase F SMAN. Juring (Journal for Research in Mathematics Learning), 8(3), 309–322. http://dx.doi.org/10.24014/juring.v8i3.37260

Bambang, M., Irmawati, Nurhikma, Pajria, P., Amelia, R., Marwan, & Apriliah, G. (2025). Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Motivasi Belajar Siswa Pada Materi Komposisi Fungsi. Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(4), 1519–1532. https://share.google/EKfZtEWqF3YmQcjOX

Barumbun, M., & Kharisma, D. (2022). Procedural Knowledge or Conceptual Knowledge? Developing the So-called Proceptual Knowledge in Mathematics Learning. Beta: Jurnal Tadris Matematika, 15(2), 167–180. https://doi.org/10.20414/betajtm.v15i2.472

Dahroni, Saputra, Z. A., Restiani, H., Ayu, M., & Pratiwi, R. H. (2025). Perbandingan Efektivitas Pembelajaran Deep Learning dan Diferensiasi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah dan Penalaran Matematika Siswa SMP. Aljabar: Jurnal Ilmuan Pendidikan, Matematika Dan Kebumian, 1(2), 124–140. https://doi.org/10.62383/aljabar.v1i3.683

Darojah, A. U. H., Vahlia, I., & Anwar, R. B. (2025). Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Nilai-Nilai Islam. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung, 13(1), 41–53. https://doi.org/10.23960/mtk.v13i1.pp41-53

Idris, I., Sugiman, Zaenuri, & Walid. (2025). Implementasi Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Matematika : Mindful , Meaningful , Dan Joyful Learning. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SNPM), 533–548. https://snpm.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snpm/article/view/362

Lestari, A., Afvadila, D., Salim, O. F., Aziz, S., Muchlis, E. E., & Rahimah, D. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif. Jurnal Penelitan Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 8(1), 23–33.

Musaidah, E., Sulandari, D., & Mariani, S. (2024). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Pembelajaran Problem Based Learning. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 8(1), 125–132. https://doi.org/10.33369/jp2ms.8.1.125-132

Mystakidis, S. (2021). Deep Meaningful Learning. Encycloprfia, 1(3), 988–997. https://doi.org/ 10.3390/encyclopedia1030075

Ningrum, A. P. S., Andayani, S., Vahlia, I., & Dewi, W. U. (2025). Analysis of Problem Solving in SPLDV Material Using Castel Stages Reviewed from Students' Learning Styles. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1008–1020. https://doi.org/10.24127/emteka.v6i2.8803

Nurjannah, K., & Ramlah. (2025). Pendekatan Deep Learning dalam Pendidikan Matematika: Sebuah Systematic Review tentang Dampaknya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Journal Didactical Mathematics, 7(2), 603–617. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/dm/article/view/16283

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education: Vol. I (PISA (ed.)). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en.

Padang, S. C., Firmanti, P., Aniswita, & Medika, G. H. (2023). Perbandingan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Model Mind Mapping Dan Model Pembelajaran Air ( Auditory , Intellectualy , Dan Repetititon ) Di Smp N 1 2 X 11 Kayutanam T . A 2022 / 2023. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4289–4300. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5387

Polya, G. (1971). How to Solve it a New Aspect of Mathematical Method. Princeton University Press. https://www.hlevkin.com/hlevkin/90MathPhysBioBooks/Math/Polya/George_Polya_How_To_Solve_It_.pdf

Pujawati, F., Azkia, M. N., & Susilawati, W. (2025). Exploration of the Implementation of Deep Learning Approach in Teaching Mathematics in Secondary Schools. Unnes Journal of Mathematics Education Research, 12(2), 98–105. https://doi.org/10.15294/ujme.v14i2.27374

Rahmawati, H., Pujiastuti, P., & Cahyaningtyas, A. P. (2023). Kategorisasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Empat Sekolah Dasar di SD se-Gugus II Kapanewon Playen, Gunung Kidul. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(1), 88–104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3338

Riyani, P., & Hadi, M. S. (2023). Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Keterampilan Proses. JPRMS (Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah), 7(1), 16–27.

Rott, B., Specht, B., & Knipping, C. (2021). A descriptive phase model of problem ‑ solving processes. ZDM – Mathematics Education, 53(4), 737–752. https://doi.org/10.1007/s11858-021-01244-3

Sa’diah, L. S., & Nahdi, D. S. (2023). Model Pembelajaran Kontekstual untuk Membantu Pemecahan Masalah Matematis. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 2(1), 1–7. https://ejournal.papanda.org/index.php/jipi/article/view/277

Sari, S. N. L., Margareta, B., & Jariyah, I. A. (2024). Peningkatan Kemampuan Metakognitif untuk Pengembangan Problem Solving Siswa Melalui Proses Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 13(10), 2056–2066. https://doi.org/10.26418/jppk.v13i10.87044

Siswanto, E., & Meiliasari. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran Matematika : Systematic Literature Review. JRPMS (Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah), 8(1), 45–59. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrpms/article/view/40100

Slamet, Hendriana, B., & Supiat. (2025). Mengungkap Perspektif Siswa: Peran Deep Learning dalam Visualisasi Konsep dan Pemecahan Masalah Matematika. Internasional Journal of Progressive Mathematics Education, 5(1), 224–237. https://doi.org/10.22236/ijopme.v5i1.19310

Sugiharti, A., Vahlia, I., & Rahmawati, D. (2025). Pengembangan Aplikasi Android Berbasis Problem-Based Learning Berorientasi Kebudayaan Lokal Materi Baris dan Deret Aritmatika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 14(2), 409–423. https://doi.org/10.24127/ajpm.v14i2.10963

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo (ed.); Kedua). Alfabeta Bandung.

Wahyuni, N., Mulyono, D., & Mawardi, D. N. (2024). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Pembelajaran Scratch. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekola (JP2MS), 8(2), 153–166. https://doi.org/10.33369/jp2ms.8.2.153-166

Published
2026-09-01