ANALYSIS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS IN SOLVING NUMERACY LITERACY PROBLEMS BASED ON LEARNING STYLES
Abstract
The low achievement of Junior High School students in numeracy literacy in the national Assessment shows that many students still have difficulty solving context-based problems that require critical thinking skills. One fakctor that influences this ability is differences in learning styles, which are often not fully accommodated in learning. This study aims to describe students’ critical thinking skills in solving numeracy literacy essay questions based on learning styles. This study uses a descriptive qualitative method. The research sebjects were selected using a learning style questionnaire and critical thinking ability test given to 34 students in grades VIII-X at MTsN 1 banda Aceh, then 2 students with high critical thinking abilities were selected from each learning style. The subjects in this study were 6 students, namely 2 students with a visual learning style, 2 students with an auditory learning style, and 2 students with a kinesthetic learning style. Data collection was conducted by administreting learning style questionnaires, critical thinking tests in solving numeracy literacy problems, and interviews. The result of this study indicate that students with a visual learning style were able to meet all critical thinking ability indicators, namely interpretation, analysis, evaluation, and inference; students with an auditory learning style were able to meet three critical thinking ability indicators, namely interpretation, evaluation, and inference; students with a kinesthetic learning style were able to meet three critical thinking ability indicators, namely interpretation, analysis, and inference.
Rendahnya capaian literasi numerasi siswa SMP dalam Asesmen Nasional menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitasn dalam menyelesaikan soal berbasis konteks yang menuntut kemampuan berpikir kritis. Salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut adalah perbedaan gaya belajar yang seringkali belum sepenuhnya diakomodasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal uraian literasi numerasi berdasarkan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan angket gaya belajar dan tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan kepada 34 siswa kelas VIII-X MTsN 1 Banda Aceh kemudian dipilih 2 siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dari setiap gaya belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 siswa, yaitu 2 siswa gaya belajar Visual, 2 siswa gaya belajar Auditori, dan 2 siswa gaya belajar Kinestetik. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket gaya belajar, tes kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal literasi numerasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual mampu memenuhi semua indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi; siswa dengan gaya belajar auditori mampu memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi, evaluasi, dan inferensi; siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu memenuhi 3 indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis dan inferensi.
References
Asnawi. (2023). Gaya Belajar Siswa Sekolah dasar dan Tes Diagnostik. Yogyakarta: Deepublish Digital.
Asrijanty. (2022). Framework Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) rev.2023. Jakarta: Pusat Asesmen Pendidikan.
Darojah, A. U. H., Vahlia, I., & Anwar, R. B. (2025). Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Nilai-Nilai Islam. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung, 13(1), 41-53. https://doi.org/10.23960/mtk/v13i1.pp41-53
El-Sabagh, H. A. (2021). Adaptive e-Learning Environment Based on Learning Style and Its Impact on Development Students’ Engagement. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(53). https://doi.org/10.1186/s41239-021-00289-4
Faiziyah, N., & Priyambodho, B. L. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Menyelesaikan Soal Hots Ditinjau Dari Metakognisi Siswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 2823. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.5918
Febrianti, P., & Nurjanah. (2022). KESULITAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA 2021. Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 6(1), 13–24. https://doi.org/10.36526/tr.v%vi%i.1664
Hafizha, D., Ananda, R., & Aprinawati, I. (2022). Analisis Pemahaman Guru Terhadap Gaya Belajar Siswa di SDN 020 Ridan Permai. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 8(1), 25–33. https://doi.org/10.26740/jrpd,v8n1.p25-33
Halidin, Chairuddin, & Purnomo, I. (2023). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Pada Materi Aritmatika Sosial Ditinjau dari Literasi Matematika Siswa. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 26–35. https://doi.org/10.24127/emteka.v4i1.3448
Hayati, N., Fajriana, & Rohantizani. (2024). Analisis Kemampuan Komunikasi Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal AKM Numerasi Berdasarkan Gaya Belajar. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 8(2), 583–594. https://doi.org/10.30601/dedikasi.v8i2.4915
Kayalar, F., & Kayalar, F. (2017). The effects of Auditory Learning Strategy on Learning Skills of Language Learners ( Students ’ Views ). IOSR Journal Of Humanities And Social Science, 22(10), 4–10. https://doi.org/10.9790/0837-2210070410
Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi. (2025). Rapor Pendidikan Indonesia. Jakarta: Author.
Latifah, D., Prayito, M., & Rasiman. (2024). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Kelas IX ditinjau dari Gaya Belajar. Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(2), 66–74. https://doi.org/10.26877/imajiner.v6i2.13191
Mashuri, A., Sasomo, B., & Lestari, M. S. D. (2024). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa. Jurnal Jendela Matematika, 2(01), 75–83. https://doi.org/10.57008/jjm.v2i01.580
Nurlatifah, A., & Munandar, K. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Gaya Belajar Peserta Didik. JTP: Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(3), 1–7. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i3.87
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Rezki, M., Hasan, M., Akbar, S. A., Zaura, B., & Khwaengmek, W. (2024). Ability to Interpret Graphs in Reaction Rate Material Based on Mathematical Understanding and Learning Style of Class XI High School Students. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 12(2), 467–477. https://doi.org/10.24815/jpsi.v12i2.37757
Safitri, Z. D., & Miatun, A. (2021). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Karawang Barat. Jurnal Cendikia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05(03), 3222–3238. https://doi.org/10.31004/cendikia.v5i3.828
Setiana, D. S., & Purwoko, R. Y. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau Dari Gaya Belajar Matematika Siswa. 7(2), 163–177. https://doi.org/10.21831/jrpm.v7i2.34290
Sholikah, F. R., & Arif, S. (2023). Identifikasi Kemampuan Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah Berdasarkan Gaya Belajar. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 3(3), 262–275. https://doi.org/10.21154/jtii.v3i3.2043
Sugiharti, A., Vahlia, I., & Rahmawati, D. (2025). Pengembangan Aplikasi Android Berbasis Problem Based Learning Berorientasi Kebudayaan Lokal Materi Baris Dan Deret Aritmatika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 14(2), 409-423. http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v14i2.10963
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (29th ed.). Bandung: Alfabeta.
Sujadi, I., Budiyono, Kurniawati, I., Wulandari, A. N., Andriatna, R., Puteri, H. A., & Nurmalitasari, A. (2022). Kesulitan Siswa Sekolah Menengah Pertama Dalam Menyelesaikan Soal Matematika PISA-LIKE. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 20(2), 315–328. https://doi.org/10.31571/edukasi.v20i2.4781
Tim Erlangga Fokus AKM. (2021). Erlangga Fokus AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) SMP/MTs. Semarang: Erlangga.
Trisnaningtyas, N. O., & Khotimah, R. P. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Akm Ditinjau Dari Gaya Belajar. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 2714–2724. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.5662
Umayrah, A., & Wahyudin, D. (2024). Analisis Kesulitan Guru Sekolah Dasar dalam Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berdasarkan Gaya Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 1956–1967. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6599
Wilujeng, S., & Sudihartinih, E. (2021). Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Smp Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 6(2), 53–63. https://doi.org/10.26737/jpmi.v6i2.2415
Copyright (c) 2025 EMTEKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



