https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/JHAMMU/issue/feedJournal of Hospital Administration and Excellent Health Service2026-02-13T21:34:43+07:00Rizky Aprilianti Lestariapriliantiars@gmail.comOpen Journal Systemshttps://scholar.ummetro.ac.id/index.php/JHAMMU/article/view/11076OPTIMALISASI SARANA PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT B LAMPUNG2026-02-13T21:34:43+07:00Maya Aprilianingsihmayaaprilianingsih2@gmail.comRizky Aprilianti Lestaririzkyaprilianti08@gmail.comLintang Sulistyalintangsulistyaningsih@gmail.com<p>Pendahuluan : Pengelolaan rekam medis yang efektif dan efisien merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Sarana penyimpanan berkas rekam medis yang tidak memadai dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kerusakan fisik dokumen, kehilangan berkas, keterlambatan pencarian, serta risiko pelanggaran kerahasiaan data pasien. Berdasarkan hasil observasi awal di Rumah Sakit B Lampung, ditemukan keterbatasan sarana penyimpanan berkas rekam medis, khususnya hasil pemeriksaan spirometri dan laboratorium, yang belum seluruhnya disimpan dalam lemari tertutup dan terstandar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan sarana penyimpanan berkas rekam medis serta merumuskan solusi peningkatan efisiensi pengelolaannya. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara terhadap petugas unit rekam medis. Analisis data dilakukan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) untuk menentukan prioritas masalah, serta pendekatan 5W+1H untuk mengidentifikasi akar penyebab dan alternatif solusi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan lemari penyimpanan tertutup yang memadai memperoleh skor USG tertinggi sebesar 80. Kondisi ini berdampak pada lambatnya proses pencarian berkas, menurunnya efisiensi kerja petugas, serta meningkatnya potensi pelanggaran kerahasiaan data pasien. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan lemari penyimpanan khusus yang memenuhi standar keamanan, pemisahan lokasi penyimpanan berkas, penerapan sistem penandaan berkas yang jelas, serta pelatihan pengelolaan arsip bagi petugas rekam medis. Simpulannya, peningkatan sarana penyimpanan berkas rekam medis yang memadai dan terstandar merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan rekam medis, menjaga kerahasiaan data pasien, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakiit B Lampung.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c) https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/JHAMMU/article/view/11077OPTIMALISASI HOSPITAL DIGITAL COMMUNICATION SYSTEM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKSES INFORMASI LAYANAN PASIEN RUMAH SAKIT ISLAM METRO2026-02-13T21:34:09+07:00Fitri Yuli Mayasarifitri2907@gmail.comYogi Catur Putrayogi.catur38@gmail.comNur Baiti rizkyaprilianti08@gmail.comRizky Aprilianti Lestaririzkyaprilianti08@gmail.comMaya Aprilianingsihmayaaprilianingsih2@gmail.comWindi Pertiwiwindzshelsea90@gmail.comSilva Ayu Febriantirizkyaprilianti08@gmail.com<p>Pendahuluan: Rendahnya pemanfaatan media sosial di Rumah Sakit Islam Metro menyebabkan keterbatasan akses informasi bagi pasien, menurunnya jumlah kunjungan, serta berkurangnya kepercayaan masyarakat. Metode: Identifikasi masalah dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis menggunakan metode fishbone serta USG (Urgency, Seriousness, Growth). Program optimalisasi Hospital Digital Communication System (HDCS) kemudian dirancang melalui pembuatan SOP, penyusunan template jadwal praktik dokter, dan pemasangan akrilik dengan barcode menuju akun resmi rumah sakit. Hasil: Program menunjukkan hasil positif berupa peningkatan akses informasi pasien. Jumlah pengikut media sosial meningkat dari 3.392 menjadi 3.421 dalam waktu singkat, serta pasien mulai aktif menggunakan platform digital untuk memperoleh informasi layanan. Evaluasi dengan pihak rumah sakit menunjukkan bahwa program ini membantu efisiensi kerja, memperbaiki sistem informasi, dan berpotensi untuk diterapkan secara berkelanjutan. Simpulan: Pemanfaatan media sosial RSIM belum optimal; diperlukan SOP, tim khusus, literasi digital, evaluasi, dan strategi komunikasi efektif.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c) https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/JHAMMU/article/view/11078IMPLEMENTASI INOVASI PEMASARAN DAN INTERAKSI RUMAH SAKIT ASIH (INSPIRA) MELALUI MANAJEMEN KONTEN DIGITAL YANG KREATIF DAN INFORMATIF2026-02-13T21:32:56+07:00Rizky Aprilianti Lestaririzkyaprilianti08@gmail.comYogi Catur Putrayogi.catur38@gmail.comMaya Aprilianingsihmayaaprilianingsih2@gmail.comNur Baitirizkyaprilianti08@gmail.comDefti Ekiya Sarimayaaprilianingsih2@gmail.com<p>Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital di RSIA Asih Kota Metro melalui penerapan inovasi INSPIRA (Inovasi Pemasaran dan Interaksi RSIA Asih). Inovasi ini berfokus pada manajemen konten kreatif dan informatif dengan empat komponen utama, yaitu penyusunan jadwal pengunggahan konten, pembuatan kalender hari besar nasional dan internasional di bidang kesehatan, pembuatan desain canva, serta pembuatan video yang mengikuti tren media sosial. Metode: metode yang digunakan meliputi observasi, analisis menggunakan fishbone diagram, penentuan prioritas masalah dengan metode USG, serta implementasi inovasi selama periode PBL. Simpulan: hasil menunjukkan adanya peningkatan kerapihan feed instagram, konsistensi unggahan, dan interaksi audiens. Inovasi ini dinilai relevan, aplikatif, dan berpotensi dilanjutkan oleh rumah sakit.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c) https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/JHAMMU/article/view/11110IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN KESEHATAN LANSIA MELALUI PEMERIKSAAN FUNGSIONAL DI TINGKAT DESA: STUDI DESKRIPTIF DI PURWODADI 13A METRO2026-02-13T21:27:00+07:00Al Um Aniswatun Khasanahanisfisioterapi@gmail.comHapy Ardiaviandaru Siamyanisfisioterapi@gmail.comSri Yulianaanisfisioterapi@gmail.comAfif Fairuz A Zainanisfisioterapi@gmail.comBota Muhammad Akbaranisfisioterapi@gmail.comDhofirul Fadhil Dzil Ikrom Alhazmianisfisioterapi@gmail.comEfraldo Yudistiraanisfisioterapi@gmail.com<p>Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) menuntut penguatan sistem pelayanan kesehatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga promotif dan preventif. Salah satu bentuk implementasi kebijakan pelayanan kesehatan lansia berbasis komunitas adalah pemeriksaan fungsional di tingkat desa untuk mendeteksi dini risiko penurunan fungsi fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan pelayanan kesehatan lansia melalui pemeriksaan fungsional menggunakan Sit and Reach Test di Balai Desa Purwodadi 13A Metro. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 14 lansia yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan. Variabel yang diamati meliputi karakteristik responden (jenis kelamin, usia, berat badan) serta hasil fleksibilitas otot hamstring dan punggung bawah melalui Sit and Reach Test. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai minimum, maksimum, dan rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (78,6%) dengan rentang usia 51–77 tahun dan berat badan 48–75 kg. Pemeriksaan Sit and Reach Test memperoleh nilai terendah 9 cm dan tertinggi 20 cm, dengan rerata 14,07 cm. Sebagian besar lansia berada pada kategori fleksibilitas cukup hingga baik, serta lansia perempuan cenderung memiliki nilai fleksibilitas lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Temuan ini menegaskan bahwa pemeriksaan fungsional lansia telah terlaksana sebagai bagian dari implementasi kebijakan pelayanan kesehatan lansia di tingkat desa. Pemeriksaan sederhana seperti Sit and Reach Test dapat menjadi indikator penting dalam pelayanan preventif serta dasar perencanaan program lanjutan, seperti senam lansia dan pemantauan kesehatan berkala.</p>2026-01-31T00:00:00+07:00Copyright (c)