MEMBINGKAI ULANG RUANG DAKWAH: STRATEGI PENYULUH AGAMA ISLAM KOTA GORONTALO DI ERA DIGITAL

  • Arfan Nusi IAIN Sultan Amai Gorontalo
  • Gahara Utiarahman Kementerian Agama Kota Gorontalo
Keywords: Dakwah Digital, Penyuluh Agama, Literasi Keagamaan.

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh transformasi dakwah ke ruang digital yang semakin intensif seiring perkembangan teknologi informasi. Perubahan tersebut menuntut penyuluh agama Islam di Kota Gorontalo untuk membingkai ulang strategi dakwah agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Tujuan penelitian. Pertama, bagaimana strategi penyuluh agama Islam dalam membingkai ulang ruang dakwah digital di Kota Gorontalo. Kedua, apa strategi penyuluh agama Islam dalam membingkai ulang ruang dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi digital terhadap aktivitas penyuluh agama Islam di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama Islam di Kota Gorontalo mengembangkan tiga strategi utama: (1) adaptasi pesan dakwah ke dalam format digital yang ringkas, visual, dan interaktif; (2) pemanfaatan media sosial sebagai ruang dialogis, serta (3) integrasi nilai-nilai kearifan lokal dengan wacana keagamaan untuk memperkuat penerimaan masyarakat. Strategi ini membuat dakwah lebih mudah diakses, sekaligus menjaga otoritas keagamaan di tengah banjir informasi digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital bagian dari proses negosiasi identitas, otoritas dan keberlanjutan tradisi Islam di era digital. Temuan ini diharapkan memberi kontribusi pada pengembangan teori dakwah digital serta memperkaya praktik penyuluhan agama di masyarakat.

References

Achmad Rifatul Adha, M. I. F., & Siti Lastu, N. F. (2025). TRANSFORMASI DAKWAH ISLAM DI PERDESAAN: ANTARA KEARIFAN LOKAL, MODERNISASI, DAN PERUBAHAN SOSIAL. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 245–260.
Adeni, A., Hakim, L., & Hasanah, S. (2023). Rethinking Islamic Da’wah Model in the Context of Digital Space. Proceeding of Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies, 285–294.
Ar, N. W., Said, N. M., & Siagian, H. F. (2023). Digitalisasi Dakwah Berbasis Kearifan Lokal. AL-MUTSLA, 5(2), 322–344.
Arini, T. P., & Sudradjat, R. (2023). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap efektivitas dakwah: Studi pada followers akun Instagram@ Hanan_attaki. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 239–249.
Ashari, M. F., Dova, M. K., & Jaya, C. K. (2024). Komunikasi Dakwah Kultural di Era Digital. Journal of Da’wah, 3(2), 137–161.
Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as philosophy of Islamic law: a systems approach. International Institute of Islamic Thought (IIIT).
Aziz, M. A. (2011). Kebenaran pesan dakwah. Jurnal Komunikasi Islam, 1(2), 108–121.
Denzin, N. K. (2017). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. Routledge.
Hakim, H. R. (2021). Dakwah digital pimpinan pusat Muhammadiyah: Studi kasus televisi streaming Tvmu. tv. UIN Sunan Gunung Djati bandung.
Hasanah, H. (2024). The Digital Da’wah Strategy Amid the Flow of Hoax Information. Journal of Scientific Studies and Multidisciplinary Research, 1(3), 131–138.
Hennink, M., Bailey, A., & Hutter, I. (2020). Qualitative research methods.
Karimullah, S. S., Rahman, R., & Elmurtadho, F. (2023). Reflections of Prophetic Values on Strengthening Da’wah in the Digitalization Era. Mawaizh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 14(2), 134–154.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. (No Title).
Nasrullah, R. (2022). Etnografi virtual riset komunikasi, budaya, dan sosioteknologi di internet. Simbiosa Rekatama Media.
Noy, C. (2008). Sampling knowledge: The hermeneutics of snowball sampling in qualitative research. International Journal of Social Research Methodology, 11(4), 327–344.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. (No Title).
Santoso, A. G., Qorri’Aina, M., Maknun, M. L., Muzayanah, U., & Noviani, N. L. (2024). Pengukuran Sikap dan Pemahaman Moderasi Beragama Penyuluh dan Guru. Dialog, 47(2), 187–200.
Sembiring, A. Z. B. (2024). Persuasive Communication Strategies of Religious Extension Workers in Maintaining Religious Tolerance Between Communities in Berastagi District. JISI: Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 5(1).
Soraya, S. H. (2025). Model Dakwah Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital: Studi Netnografi Saluran Youtube “Official Menara Kudus.” AL-IDZAAH: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 7(1), 84–95.
Sukandar, G., Yamin, M. N., & Fauzan, A. (2023). Strategi komunikasi penyuluh agama dalam pembinaan keluarga Islam di Purwosari. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 17(5), 3648–3671.
Ulyan, M. (2023). Digital Da’wah and.
Published
2025-12-27
Section
Articles