ANALISIS PRODUKSI PROGRAM BELAJAR HOMESCHOOLING BAGI SISWA SMP SE-KOTA BENGKULU MELALUI BENGKULU EKSPRESS TELEVISI (BETV) PADA MASA PANDEMI COVID-19

  • Qhana Alfiah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu
  • Gushevinalti Gushevinalti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu
  • Mas Agus Firmansyah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bengkulu
Keywords: Produksi, Homeschooling, BETV

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan pentingnya mengetahui proses produksi program belajar homeschooling siswa SMP se-Kota Bengkulu pada masa pandemi covid-19 serta hambatan dalam penyampaian pesannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan). Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara terstruktur dan tidak terstruktur serta dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian ditelaah dengan menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memastikan keabsahannya. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teori manajemen produksi televisi yang diperkenalkan oleh Gerald Millerson dan teori hambatan komunikasi massa menurut Abdul Halik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produksi program acara di televisi melewati beberapa tahapan, sebelum program tersebut tayang. Dan dalam program homeschooling ini tahapan-tahapan yang dilalui sebelum tayang secara langsung adalah seperti tahap pra produksi, produksi dan pasca produksi. Terdapat beberapa hambatan yang dialami host atau guru yang bertugas sebagai komunikator. Seperti, kecemasan saat berbicara didepan kamera, salah pengucapan kata, bahasa yang harus baik, pemilihan diksi harus tepat, artikulasi serta masalah wardrobe, dan termasuk juga hambatan mekanis yang dapat mengganggu berlangsungnya program homeschooling.

References

Halik, Abdul. 2013. Komunikasi Massa. Makasar: Daras
Badjuri, Adi. 2010.Jurnalistik Televisi. Yogyakarta: Graha Ilmu
Fachruddin, Andi, 2016. Manajemen Pertelevisian Modern. Yogyakarta: ANDI
Arsyad, Azhar. 2010). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Setyobudi, Ciptono. 2012. Teknologi Broadcasting TV. Yogyakarta: Graha Ilmu, Edisi Kedua.
I Ketut. Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari. Komang, dkk. 2020. Covid-19 Perspektif Pendidikan. Sudarsana. Bali. Yayasan Kita Menulis.
Subroto, Darmanto Sastro. 1994Produksi Acara Televisi. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Darwanto. 2007. Televisi sebagai Media Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Diyah Yuli Sugiarti. 2009. Mengenal HomeschollingSebagaiLembagaPendidikanAlternatif. JawaTimur. Universitas Islam Malang.
Wibowo, Fred. 1997. Dasar-Dasar Produksi Televisi. Jakarta: Grasindo
Wibowo, Fred. 2007. Teknik Produksi Program Televisi. Yogyakarta: Pinus.
Github.com/CSSEGISandData/COVID-19 (diakses pada 07 maret 2021, pukul 19.50 WIB).
Kurniawan, M.R. dan Gafur, A. 2014. Peranan Siaran Televisi Edukasi dalam Mendukung Terciptanya Sumber Belajar dan Motivasi Belajar Bagi Peserta didik SMP di Yogyakarta. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan 1(1). 98-108.
Rosyidi, Lathief. 1989. Dasar-Dasar Retorika Komunikasi dan Informasi. Medan: Firma Rainbow.
Magdalena, Maria, 2010. Anakku Tidak Mau Sekolah Jangan Takut Cobalah Home Schooling. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Morissan, 2005. Manajemen Media Penyiaran, Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Tanggerang: Ramdina Prakarsa.
Morissan, 2008. Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi. Jakarta: Kencana.
Effendy, Onong Uchjana. 1993. Televisi Siaran: Teori dan Praktik. Bandung: Bandar Maju.
PCS. Sutrisno, 1993. Pedoman Praktis Penulisan Skenario Televisi dan Vidio. Jakarta:PT. Grasindo.
Permendikbud No.129 Tahun 2014 tentang Sekolah Rumah.
Puspitasari, Rina. 2020. Hikmah Pandemi Covid-19 Bagi Pendidikan di Indonesia. diakses dari https://iain-surakarta.ac.id/hikmah-pandemicovid-19-bagi-pendidikan-di-indonesia/.
Ren L-L, Wang Y-M, Wu Z-Q, Xiang Z-C, Guo L, Xu T, et al. 2020.Identification of a novel coronavirus causing severe pneumonia in human: a descriptive study. Chin Med J.; published online February 11. DOI: 10.1097/CM9.0000000000000722.
Rusman Latief, Yusiatie Utud. 2015. Siaran Televisi Nondrama Kreatif, Produktif, Public Relations dan Iklan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sadiman, Arief S. dkk. 2009. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sukiman. 2012. Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pedagogia.
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, 1998. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
World Health Organization. 2020. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) Situation Report – 70. WHO; [updated 2020 March 30; cited 2020 March 31]. Available from: https://www.who.int/ docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200330- sitrep-70-covid-19.pdf?sfvrsn=7e0fe3f8_2
World Health Organization. 2020. Naming the coronavirus disease (COVID-19) and the virus that causes it. Geneva: World Health Organization; 2020 [cited 2020 March 29]. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/technical-guidance/naming-the-coronavirus-disease-(covid-2019)-and-the-virus-that-causes-it.
World Health Organization. 2020. WHO Director-General’s opening remarks at the media briefing on COVID-19 - 11 March 2020. [updated 2020 March 11]. Available from: https://www.who.int/dg/speeches/detail/who-director-general-s-opening-remarks-at-the-media-briefing-on-covid-19---11- march-2020.
Published
2022-01-04