Analisis ANALISIS SEMIOTIKA SOSOK IBU NUSSA DALAM FILM ANIMASI “NUSSA BISA” DI CHANNEL YOUTUBE NUSSA OFFICIAL

ANALISIS SEMIOTIKA SOSOK IBU NUSSA DALAM FILM ANIMASI “NUSSA BISA” DI CHANNEL YOUTUBE NUSSA OFFICIAL

  • Lukmana Lukmana Lukmana UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Keywords: Kata kunci : Semiotika Roland Barthes; Sosok Ibu Nussa; Disabilitas

Abstract

Penyandang disabilitas di masyarakat dimaknai sebagai seseorang yang mengalami kelainan atau keterbatasan baik dari segi fisik maupun mental. Dalam melakukan aktivitas sosialnya di masyarakat, penyandang disabilitas dianggap sebagai manusia yang tidak mampu untuk ikut serta dalam kegiatan sosial, sehingga penyandang disabilitas dan keluarganya kerap mengalami pengucilan dan penindasan hak dari orang normal lainnya. Diperlukanlah dukungan sosial untuk menunjang rasa keberpihakan terhadap disabilitas, salah satunya dari sosok terdekat, yakni Ibu. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian untuk mengetahui bagaimana sosok seorang ibu ideal yang memiliki anak disabilitas digambarkan dalam film animasi “Nussa dan Rara’ episode Nussa Bisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode analisis semiotika Roland Barthes yang meliputi tiga level pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi dan mitos. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa penggambaran sosok Ibu Nussa nampaknya tidak bisa lepas dari emosional yang berbeda-beda, namun kemudian batin yang terjadi dapat konflik dapat diselesaikan karena adanya sikap menerima dan ikhlas dengan segala ketentuan yang telah diberikan oleh Allah swt.  Mitos yang muncul adalah ekspresi kecemasan namun juga perhatian, citra ideal seorang ibu yang mengayomi, memprioritaskan anak, memberikan motivasi yang dilakukan dalam segala geraknya agar dikemudian hari anak-anaknya tumbuh menjadi generasi yang ceria dan pribadi yang baik sesuai dengan tuntunan al-qur’an dan al-hadits.

References

Amin, Barkatullah, ”Konstruksi Disabilitas Pada Budaya Masyarakat Banjar” Tesis diterbitkan pada program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2018.
Anggraini Lia,S., Kirana Nathalia, Warna-warni DKV,Bandung: Penerbit Nuansa.2018
Effendy, Onong Uchjana, Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi,Bandung: PT Citra aditya Bakti.1993
Kriyantono, Rachmat Teknik Praktis Riset Komunikasi .Jakarta: Kencana.2007
Moleong, Lexy J.Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.2007
Sobur, Alex. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT.Pemuda Rosdakarya. 2013
Syahri, Dahliana, “Analisis Semiotika Film Freedom Writers” Skripsi diterbitkan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2011.
Stoneman, Z. & Gavidia-Payne, S. Marital adjustment in families of young
children with disabilities: Associations with daily hassles and problemfocused coping. American Journal on Mental Retardation, 111, pp, 1–14.2006
https://www.kajianpustaka. com/2018/07 /pengertian-jenis-dan-hak-peny andang-disabilitas.html diakses 27 Oktober 2021
https://www.liputan6.com/disab ilitas/read/4126110/ada-4-kenali-ragam-disa bilitas diakses 27 Oktober 2021
https://www.youtube.com/channel/UCV2jNjJEtO0Hr3b1Es3xPJg diakses pada 6 November 2021
Published
2022-07-12
Section
Articles