DAKWAH BIL JIHAD SULTAN MUHAMMAD AL-FATIH DALAM MEMBANGUN PERADABAN DAULAH UTSMANIYAH

Universitas Muhammadiyah Metro

  • Fitra Miftakhul Huda Universitas Muhammadiyah Metro
  • Sabdo Sabdo Universitas Muhammadiyah Metro
  • Muhammad Nur

Abstract

Dikarenakan pemahaman yang kurang akan makna jihad, banyak muslim yang terdoktin jihad hanya dalam konteks peperangan saja, padahal jihad merupakan sebuah aspek kehidupan yang berlaku kepada muslim dan bernilai ibadah. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan model studi kasus eksplanatoris, yang mengacu pada sosiologi sejarah dengan paradigma Fakta Sosisal (Positivistik). Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mengetahui motivasi, serta bentuk jihad Sultan Muhammad Al-Fatih dalam membangun peradaban Daulah Utsmaniah, Keberhasilan penaklukkan yang dilakukan Sultan Muhammad Al-Fatih dilakukan atas pola pendidikan keluarga dan bimbingan guru yang memberikan didikan menjadi pejuang.

References

Amir Syammakh, Syaikh Ahmad Yasin Syahid Yang Membangunkan Umat, Jakarta, Pustaka Al-Kautsar, 2005
Imam Suprayogo Dan Tobroni, Metodologi Penelitian Sosial Agama, Bandung : Rosdakarya, 2003.
David J. Schwartz, Berfikir Dan Berjiwa Besar, Tanggerang Selatan, Karisma Publishing Group, 2011,
Rizky Anwari, Didikan Sultan Murad II kepada Muhammad Al-Fatih , Journal Jul 25, 2017.
Felix Y Siauw, Muhammad Al-Fatih 1453, Jakarta Utara, alfatih press, 2013
Ali Muhammad Ash-Shalabi, Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk, Solo, Al-Wafi, 2016
M. Taufiq Rahman, Representasi Jihad Dalam Film Fetih 1453, Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasiuniversitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta 2014
Cut Suryani, Konsep Pendidikan Keluarga Dalam Surat Luqman Ayat 12-19, Jurnal Ilmiah Didaktika Vol. XIII, No. 1, Agustus 2012.
Published
2019-01-12
Section
Articles