Model Dakwah Berbasis Kearifan Lokal di Era Digital: Studi Netnografi Saluran Youtube “Official Menara Kudus”

  • SERIN HIMATUS SORAYA UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Keywords: Dakwah Digital, Kearifan Lokal, Netnografi, YouTube, Menara Kudus

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses digitalisasi dakwah berbasis kearifan lokal pada saluran YouTube "Menara Kudus Official" melalui pendekatan netnografi. Saluran ini dikelola oleh Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) sebagai upaya melestarikan dakwah Sunan Kudus dalam format digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dakwah melalui kanal ini berhasil mengadaptasi pesan-pesan keislaman dalam bentuk audio-visual yang menarik, memanfaatkan fitur-fitur YouTube seperti live streaming, dokumentasi kegiatan keagamaan, dan konten berbasis tradisi lokal. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal, seperti penggunaan bahasa Jawa, narasi budaya Kudus, serta pengangkatan tradisi keagamaan khas, membuktikan keberhasilan model community-based digital preaching. Studi ini juga menemukan bahwa meskipun terbentuk komunitas virtual yang menunjukkan apresiasi dan partisipasi, interaksi audiens tidak merata di seluruh konten. Faktor personalisasi figur dan kekuatan emosional konten berpengaruh besar terhadap keterlibatan audiens. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teori digitalisasi dakwah, glokalisasi media, dan metodologi netnografi dalam studi komunikasi keagamaan. Implikasi praktisnya mendorong pengelola media dakwah digital untuk memperkuat strategi konten.

References

AB, S. (2016). Pengantar Sosiologi Dakwah. Kencana.
Ashari, M. F., Dova, M. K., & Jaya, C. K. (2024). Komunikasi Dakwah Kultural di Era Digital. Journal of Da’wah, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.32939/jd.v3i2.4423
Bakry, U. S. (2017). Pemanfaatan Metode Etnografi dan Netnografi Dalam Penelitian Hubungan Internasional. Global Strategis, 11(1). https://doi.org/10.20473/jgs.11.1.2017.15-26
Fakhruroji, M. (2025). Socially Distanced, Digitally Engaged: Mediatization of Religious Practices of Indonesian Digital Natives during covid-19 Pandemic. Journal of Religion, Media and Digital Culture, 14(1), 23–44.
Fatah, A. (2024). Strengthening Peace Education, Mosque Digital Programs and Media Literacy: Review of Menara Kudus Official YouTube Channel. Proceedings of the 2ndInternational Conference on Islamic Education and Science Development (ICONSIDE).
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., & Honesti, L. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. PT. GLOBAL EKSEKUTIF TEKNOLOGI.
Hapsari, T. B., Rhafidilla, V., & Muzayana, M. (2024). Community-Based Preaching Model in Preventing Online Radicalization among Adolescents. Ilmu Dakwah: Academic Journal For Homiletic Studies, 18(1). https://doi.org/https://doi.org/10.15575/idajhs.v18i1.29426
Hendra, T., Adzani, S. A. N., & Muslim3, K. L. (2023). Dakwah Islam dan Kearifan Budaya Lokal (Konsep dan Strategi Menyebarkan Ajaran Islam). Journal of Da’wah, 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.32939/jd.v2i1.2660
Herawati, A., & Tandyonomanu, D. (2025). PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @IBUPEDIA_ID TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PARENTING ( SURVEI PADA FOLLOWERS INSTAGRAM @IBUPEDIA_ID). The Commercium, 9(1).
Maulidya, M. N., & Hidayat, M. A. (2023). Studi Netnografi Deteritorialisasi Budaya Hallyu di Kalangan Penggemar Drama Korea. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jiis.v9i2.69289
Muhtadi, A. S. (2012). Komunikasi Dakwah. Simbiosa Rekatama Media.
Nisa, K. M. (2018). GLOKALISASI: MEMBANGUN PENDIDIKAN GLOBAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PONDOK MODERN. An Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 5(1).
Pamungkas, A., & Halwati, U. (2023). Tantangan Dakwah melalui Media Sosial di Era Media Baru. ARKANA Jurnal Komunikasi Dan Media, 2(1), 146–158. https://doi.org/10.62022/arkana.v2i01.4036
Puspito, I. D., & Azhima, N. (2023). Dakwah Digital Untuk Generasi Millenial. TABAYYUNJURNAL KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM, 4(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.61519/tby.v4i2.50
Shabir, M. (2022). PERIODISASI WALISONGO: Jaringan, Teritori dan Strategi Dakwah. In THE LIVING WALISONGO Historisitas, Kontekstualitas dan Spiritualitas (1st ed.). Southeast Asian Publishing.
Shania, S., Ismail, F., & Karomah. (2024). Optimalisasi Media Digital dalam Pengelolaan Public Relations. Jurnal Inovatif Manajemen Pendidikan Islam, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.38073/jimpi.v3i2.1616
Published
2025-06-30
Section
Articles