MENTERI BAHLIL DALAM RUANG DIGITAL: KONSTRUKSI CITRA BAHLIL PADA MEME POLITIK DI MEDIA SOSIAL TIKTOK
Abstract
Konektivitas media sosial yang semakin mutakhir memunculkan sebuah fenomena media baru berupa meme sebagai alat komunikasi yang menggunakan infrastruktur digital interaktif. Pada konteks ini, meme digunakan tidak hanya untuk hiburan tetapi juga sebagai alat untuk penggambaran digital dan pembangunan citra tokoh-tokoh terkemuka, seperti tokoh politik. Penelitian ini berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan menganalisis bagaimana citra Menteri Bahlil Lahadalia direpresentasikan melalui meme politik yang beredar dalam ruang digital TikTok. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan Analisis penelitian ini menggunakan teori Representasi Stuart Hall dengan meme politik di media sosial TikTok dipahami sebagai praktik representasi yang memanfaatkan elemen visual dan teks yang bersifat humoristik maupun satir dalam membentuk citra tokoh politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meme mengonstruksi citra politik Menteri Bahlil melalui interaksi tanda visual dan teks yang menghasilkan makna humor, satir, dan tidak objektif, sebagaimana dijelaskan oleh Stuart Hall. Selain itu, meme menjadi praktik komunikasi politik digital yang memungkinkan publik secara kolektif membentuk dan menegosiasikan citra tersebut di media sosial seperti TikTok.



