Persepsi PERSEPSI CALON PENGANTIN DAN PERAN PENYULUH AGAMA TERHADAP FENOMENA CHILDFREE DI KANTOR URUSAN AGAMA WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR
PERSEPSI CALON PENGANTIN DAN PERAN PENYULUH AGAMA TERHADAP FENOMENA CHILDFREE DI KANTOR URUSAN AGAMA WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR
Abstract
Abstrak
Fenomena childfree merupakan salah satu isu keluarga yang semakin banyak diperbincangkan di ruang publik, khususnya melalui media sosial, dan kerap memunculkan beragam pandangan di tengah masyarakat. Pilihan untuk tidak memiliki anak dipandang sebagai bentuk kebebasan individu dalam menentukan arah kehidupan berkeluarga, namun di sisi lain juga menimbulkan perdebatan dari aspek sosial, budaya, dan keagamaan. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji persepsi calon pengantin sebagai dua individu yang sedang berada pada fase awal pembentukan keluarga, sehingga memiliki peran strategis dalam menentukan nilai dan orientasi kehidupan rumah tangga ke depan. Selain itu, penelitian ini juga menelaah peran penyuluh agama dalam menyikapi dan memberikan pembinaan terkait fenomena childfree kepada calon pengantin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi calon pengantin terhadap fenomena childfree sebagian besar telah terbentuk melalui paparan media sosial. Meskipun demikian, pemahaman tersebut tidak secara langsung memengaruhi keputusan calon pengantin untuk mengikuti konsep childfree. Adapun peran penyuluh agama adalah informatif dan edukatif terhadap fenomena childfree sehingga mampu membentuk kerangka berpikir calon pengantin lebih dalam memaknai tujuan pernikahan dan kehidupan berkeluarga.
Kata kunci: Calon Pengantin, Childfree, Penyuluh Agama



