ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN LARANGAN PENGUMUMAN IDUL FITRI MANDIRI PADA MEDIA TEMPO DAN KOMPAS
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan mengenai perbedaan penetapan Idul Fitri 1447 Hijriah pada media Tempo dan Kompas.com menggunakan model framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis framing yang meliputi empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki framing yang berbeda dalam mengonstruksi realitas sosial terkait perbedaan Idul Fitri. Tempo membingkai isu sebagai persoalan diskriminasi dan pelanggaran kebebasan beragama terhadap warga Muhammadiyah. Media ini menonjolkan kasus intoleransi, kritik terhadap pemerintah dan masyarakat, serta pentingnya pluralisme dan perlindungan hak beragama. Sementara itu, Kompas.com membingkai isu sebagai persoalan persatuan umat dan legitimasi pemerintah dalam penetapan Hari Raya Idul Fitri. Kompas.com lebih menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial, menghormati keputusan pemerintah, dan mempertahankan ukhuwah Islamiyah. Perbedaan framing tersebut menunjukkan bahwa media memiliki sudut pandang dan konstruksi realitas yang berbeda dalam memberitakan isu keagamaan sehingga dapat memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap suatu peristiwa.



