POLA KOMUNIKASI BHABINKAMTIBNAS DALAM PEMBINAAN DAN PENYULUHAN DI MASYARAKAT YOSOMULYO KOTA METRO LAMPUNG

  • Ahmad Zulham Universitas Muhammadiyah Metro
  • Sabdo Sabdo Universitas Muhammadiyah Metro
  • Muhammad Nur Universitas Muhammadiyah Metro
Keywords: Bhabinkamtibmas, Pembinaan, Penyuluhan, Pola Komunikasi

Abstract

Kepolisian Republik Indonesia memandang pembinaan dan penyuluhan kesadaran hukum sebagai hal yang sangat penting. Oleh karena itu, mereka menugaskan anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) untuk melaksanakan tugas ini. Bhabinkamtibmas adalah anggota Polri yang bertanggung jawab untuk membina warga masyarakat dalam sebuah desa atau kelurahan sesuai dengan perintah pimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi Bhabinkamtibnas dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan di masyarakat Yosomulyo, Kota Metro Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan komunikasi interpersonal dalam konteks deskriptif kualitatif. Informan penelitian meliputi kepala satuan binaan masyarakat, anggota Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kepala lingkungan. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan metode interaktif Miles dan Huberman, dengan tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian mengungkap beberapa temuan utama. Pertama, anggota Bhabinkamtibmas melakukan pembinaan dengan berbagai cara, termasuk menyambangi masyarakat yang sedang bersantai, mengunjungi rumah ke rumah, menerapkan program DDS (Door to Door System), dan mengadakan seminar penyuluhan. Kedua, pola komunikasi sirkular dan bentuk komunikasi multi-arah tercermin dalam kerjasama antara anggota Bhabinkamtibmas dan Tiga Pilar kelurahan, yaitu Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Ketiga, kendala utama dalam pembinaan masyarakat adalah perbedaan karakter masyarakat yang beragam.

Published
2024-06-14