https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/issue/feedDECODING: Jurnal Mahasiswa KPI2025-12-30T10:16:02+07:00Muhammad NurAbusaamih@gmail.comOpen Journal Systems<p><span data-sheets-value="{"1":2,"2":"Decoding merupakan jurnal mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam yang diterbitkan dua kali dalam setahun. Decoding adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh program studi komunikasi dan penyiaran islam, universitas muhammadiyah metro. Jurnal decoding berfokus pada publikasi hasil sintesa penelitian mahasiswa dalam bidang kajian dakwah dan komunikasi . Artikel jurnal ditulis dalam bahasa indonesia. "}" data-sheets-userformat="{"2":513,"3":{"1":0},"12":0}">Decoding merupakan jurnal mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam yang diterbitkan dua kali dalam setahun. Decoding adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh program studi komunikasi dan penyiaran islam, universitas muhammadiyah metro. Jurnal decoding berfokus pada publikasi hasil sintesa penelitian mahasiswa dalam bidang kajian dakwah dan komunikasi . Artikel jurnal ditulis dalam bahasa indonesia. </span></p>https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/article/view/10045ANALISIS PESAN DAKWAH DALAM KONTEN VIDEO INSTAGRAM @LUTHFIHINELO2025-12-30T10:16:00+07:00RISMA NELLA ZANNATIrisma06nz@gmail.comHariyantokpihariyanto@gmail.com<p>Dakwah digital melalui Instagram telah menjadi fenomena populer, salah satunya adalah akun @luthfihinelo dengan konten animasi "Benda Mati Universe" yang unik, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai substansi pesan dakwah di balik format hiburannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tema-tema pesan dakwah yang mencakup aspek akidah, syariah, dan muamalah, serta menganalisis pendekatan kreatif visual dan naratif yang digunakan dalam penyampaiannya. Analisis ini berlandaskan pada teori framing dari Robert N. Entman untuk membingkai pesan dan prinsip dakwah bil hikmah sebagai kerangka strategi komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang diperoleh dari 20 video sampel yang dipilih secara purposive sampling untuk periode Agustus 2024 hingga Februari 2025 dan wawancara mendalam bersama pemilik akun. Hasil penelitian menunjukkan pesan dakwah yang dibingkai secara konsisten didominasi oleh aspek muamalah yang diperkuat landasan akidah, serta dibingkai dalam lingkup syariah yang hadir secara tersirat maupun tersurat. Pesan tersebut terwujud dalam tiga klaster tema utama: (1) Adaptasi, Ketahanan, dan Fleksibilitas dalam Kehidupan, (2) Empati dan Kompleksitas Interaksi Sosial, (3) Pilihan Hidup dan Tanggung Jawab. Pesan tersebut disampaikan secara implisit melalui strategi kreatif yang cermat, meliputi visual yang minimalis, narasi dialogis, personifikasi benda mati, serta bahasa yang relevan dan humor untuk menciptakan harmoni antara hiburan dan nilai. Keseluruhan strategi disimpulkan sebagai implementasi kontekstual dari prinsip dakwah bil hikmah di era media digital.</p>2025-12-30T09:08:21+07:00Copyright (c) 2025 DECODING: Jurnal Mahasiswa KPIhttps://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/article/view/10202PERAN PEMUDA MUHAMMADIYAH DALAM PENGUATAN DAKWAH DI DESA WONOSARI KECAMATAN PEKALONGAN KABUPATEN LAMPUNG TIMUR2025-12-30T10:16:01+07:00Iskandarkandaris5068@gmail.comFathur RohmanFathurRohman@gamil.com<p>Latar belakang penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Pemuda Muhammadiyah dalam penguatan dakwah Islam di Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Latar belakang dari penelitian ini adalah maraknya pengaruh budaya Barat yang secara masif masuk ke Indonesia tanpa filter nilai, sehingga menyebabkan krisis moral, khususnya di kalangan generasi muda. Masa remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap penyimpangan perilaku, dan jika tidak ditangani secara serius, dapat berdampak buruk pada tatanan sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah memainkan peran yang sangat penting dalam memperkuat dakwah dan membina generasi muda. Peran ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan edukatif seperti kajian rutin bulanan, sharing time, safari Ramadhan, bakti sosial, serta pembinaan kader. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media dakwah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, peningkatan wawasan keislaman, dan penguatan semangat pengabdian sosial di kalangan pemuda. Strategi dakwah yang diterapkan mencakup empat pendekatan utama, yaitu: dakwah <em>bil hikmah</em> (edukatif), dakwah <em>bil mau’izhah hasanah</em> (emosional dan moral), dakwah <em>bi al-hal</em> (keteladanan dan aksi nyata), serta dakwah digital (melalui media sosial). Keberhasilan dakwah ini ditopang oleh sejumlah faktor pendukung, baik internal maupun eksternal, seperti semangat dan militansi anggota, dukungan tokoh masyarakat, struktur organisasi Muhammadiyah yang kuat, ketersediaan sarana dan prasarana, sinergi dengan organisasi otonom dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), partisipasi aktif masyarakat, serta kemampuan adaptasi terhadap teknologi.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Dakwah; krisis moral; pemberdayaan pemuda; pemuda muhammadiyah; strategi dakwah</p>2025-12-30T09:39:47+07:00Copyright (c) 2025 DECODING: Jurnal Mahasiswa KPIhttps://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/article/view/10201STRATEGI KOMUNIKASI PENGURUS MASJID DALAM MEMBINA SHALAT BERJAMAAH (STUDI PADA REMAJA MASJID BAITUL ILMI DESA TRESNOMULYO, KECAMATAN BATANGHARI NUBAN, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2025)2025-12-30T10:16:01+07:00Fajar Dwiyan Saputrafajarzyan21@gmail.comMuhammad Nurabusaamih@gmail.com<p>Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena semakin berkurangnya keterlibatan remaja dalam kegiatan keagamaan, khususnya shalat berjamaah di masjid. Padahal, remaja merupakan generasi penerus yang sangat penting dalam menjaga eksistensi masjid di tengah masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang tepat dalam membina dan mengajak mereka aktif beribadah secara berjamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh pengurus Masjid Baitul Ilmi dalam membina remaja agar rutin melaksanakan shalat berjamaah, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pengurus masjid dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan, pemberian peran kepada remaja, serta pelibatan dalam kegiatan masjid secara aktif. Komunikasi dilakukan secara interpersonal, persuasif, dan menggunakan media sosial sebagai pendukung. Faktor pendukungnya antara lain kekompakan pengurus, fasilitas masjid yang memadai, dan dukungan tokoh masyarakat. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi kesibukan remaja, pengaruh gadget, serta kurangnya komunikasi dengan orang tua.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Komunikasi Interpersonal; Pendekatan Keluargaan; Pengurus Masjid; Remaja Masjid; Shalat Berjamaah; Strategi Komunikasi</p> <p> </p>2025-12-30T09:47:32+07:00Copyright (c) 2025 DECODING: Jurnal Mahasiswa KPIhttps://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/article/view/10176KOMUNIKASI INTERPERSONAL USTADZAH KEPADA SANTRI DALAM MEMBINA KARAKTER ISLAM DI TPA INSAN MULIA SUMBERREEJO KECAMATAN WAWAY KARYA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR2025-12-30T10:16:02+07:00W. Anisa Fitrianisafitrii12m@gmail.comJunaidi Songidanjunaidisongi@gmail.comAlfan Fahmi Al Faqihalfan170100@gmail.com<ol> <li>Anisa Fitri NPM 21420010 Skripsi: Komunikasi Interpersonal Ustadzah Kepada Santri dalam Membina Karakter Islami di TPA Insan Mulia Sumberrejo Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur. Skripsi ini dibimbing oleh Dr. Junaidi Songidan, M. Sos. I dan Hariyanto M. Sos. Komunikasi interpersonal antara ustadzah dan santri memegang peranan krusial dalam pembentukan karakter Islami di lembaga pendidikan Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi interpersonal yang terjalin di TPA Insan Mulia Sumberrejo dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi ustadzah dalam proses pembinaan tersebut, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi teknik yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan document.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal ustadzah terwujud melalui pendekatan yang personal dan ramah, kombinasi efektif antara komunikasi verbal (nasihat, cerita) dan nonverbal (senyuman, sentuhan), serta penciptaan suasana belajar yang menyenangkan. Tantangan utama yang teridentifikasi meliputi keragaman karakter santri, minimnya dukungan dari lingkungan keluarga, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal yang empatik dan adaptif yang diterapkan oleh ustadzah merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan karakter Islami santri di TPA Insan Mulia.</li> </ol> <p> </p> <p>Kata Kunci: Interpersonal, Islam, Karakter, Komunikasi, Santri,</p> <p> </p>2025-12-30T09:51:52+07:00Copyright (c) 2025 DECODING: Jurnal Mahasiswa KPIhttps://scholar.ummetro.ac.id/index.php/decoding/article/view/10054ANALISIS ISI PESAN KONTEN INSTAGRAM @IKMAHR DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI KELUARGA2025-12-30T10:16:02+07:00Indah Putri Amalia Adhaindahputriamalia1@gmail.comM. Samson Fajaribnuummi@gmail.comSabdosabdojoyo66@gmail.com<p>Media sosial telah menjadi sarana strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kehidupan, termasuk dalam komunikasi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi pesan konten Instagram <em>@ikmahr</em> yang berfokus pada upaya meningkatkan komunikasi keluarga melalui pendekatan edukatif dan Islami. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap sepuluh unggahan pada periode Februari–Maret 2025, dilengkapi observasi daring dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bentuk konten dominan berupa <em>carousel</em> dan video singkat <em>(reels)</em> dengan narasi edukatif. Jenis pesan meliputi informatif, edukatif, persuasif, motivatif, dan religius. Nilai-nilai komunikasi keluarga yang direpresentasikan mencakup keterbukaan, empati, kasih sayang, tanggung jawab, dan spiritualitas. Konten disampaikan dengan gaya lembut dan reflektif, selaras dengan nilai-nilai Islam. Akun <em>@ikmahr</em> berperan dalam memberikan edukasi pentingnya membangun komunikasi keluarga yang sehat melalui media sosial.</p>2025-12-30T09:55:44+07:00Copyright (c) 2025 DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI