INOVASI PEMBELAJARAN ANAK DISKALKULIA
Abstract
ABSTRAK
Matematika adalah cabang ilmu yang sangat penting untuk kehidupan. Hal ini menjadikan matematika harus dikuasai oleh setiap orang. Namun, adanya penemuan berupa kasus diskalkulia yang menjadi perhatian khusus di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Diskalkulia adalah kondisi dimana anak mengalami kesulitan dalam belajar dan memahami matematika. Diskalkulia banyak ditemukan pada anak usia 7-12 tahun. Anak yang menderita diskalkulia cenderung tidak mampu dalam memahami aritmatika, baik dalam membaca simbol matematika, memahami konsep matematika, kesulitan membaca jam, kesulitan dalam melakukan operasi hitung, kesulitan mengenali angka, bahkan tidak mampu dalam memahami soal cerita, dan beberapa indikator lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji peran teknologi sebagai inovasi pembelajaran untuk anak diskalkulia dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan melakukan kajian mengenai peran teknologi dalam membantu siswa diskalkulia. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa peran teknologi mampu membantu siswa diskalkulia mengatasi kesulitan belajarnya, yakni belajar melalui media game yang menyenangkan serta memberikan edukasi secara tepat sasaran dan efektif.
Kata kunci: diskalkulia, kesulitan matematika; media games.
ABSTRACT
Mathematics is a branch of science that is very important for life. This makes mathematics must be mastered by everyone. However, there are findings in the form of cases of dyscalculia which are of particular concern throughout the world, including Indonesia. Dyscalculia is a condition in which children have difficulty learning and understanding mathematics. Dyscalculia is commonly found in children aged 7-12 years. Children who suffer from dyscalculia tend to be unable to understand arithmetic, both in reading mathematical symbols, understanding mathematical concepts, difficulty reading clocks, difficulty in performing arithmetic operations, difficulty recognizing numbers, even being unable to understand story problems, and several other indicators. The purpose of this study was to examine the role of technology as a learning innovation for dyscalculia children in overcoming their learning difficulties. This research is a type of qualitative research with a literature study method, namely by conducting a study on the role of technology in helping students with dyscalculia. Based on the results of the study, it was found that the role of technology was able to help dyscalculia students overcome their learning difficulties, namely learning through fun game media and providing targeted and effective education.
Keywords: dyscalculia, mathematics difficulty, media Games.
References
Adhim, J. Baswara, & Yuliati. (2019). Identifikasi anak kesulitan belajar matematika (diskalkulia) di Sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(3), 1–11.
Budi Azhari. (2017). Identifikasi Gangguan Belajar Diskalkulia Pada Siswa Madasah Ibtidayah. 1(1), 60–74.
Elisa Arisandi. (2014). Meningkatkan Kemampuan Operasi Perkalian Untuk Anak Diskalkulia Melalui Metode Garismatika. 3(September), 478–488.
Fathimah, N. S., & Ishartiwi, I. (2018). Pengembangan Multimedia Permainan Interaktif Pembelajaran Berhitung Bagi Anak Diskalkulia Usia Prasekolah. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 5(2), 115–128. https://doi.org/10.21831/jitp.v5i2.15541
Handal, B., Campbell, C., Cavanagh, M., Petocz, P., & Kelly, N. (2013). Technological Pedagogical Content Knowledge of Secondary Mathematics Teachers. Contemporary Issues in Technology and Teacher Education (CITE Journal), 13(1), 22–40.
Isa, I. G. T., & Asriyanik, A. (2017). Game Edukasi Sejarah Gerakan Kemuhammadiyahan dengan Metode Picture and Picture Berbasis Android. Jurnal Buana Informatika, 8(3), 171–180. https://doi.org/10.24002/jbi.v8i3.1319
Ismail. (2016). Diagnosis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran aktif di Sekolah. 2(1), 30–43.
Mela, D., & Armaini. (2021). Meningkatkan Keterampilan Berhitung Penjumlahan Menggunakan Media Gelas Bilangan Bagi Anak Diskalkulia aktivitas belajar dengan efektif, 3(2), 35-38.
Jamaris. (2009). Anak yang mengalami kesulitan belajar dalam hal lapangan di SD N 01 Pauh Padang , penulis menemukan. JUPPEKhu: Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus, 9(1), 151–156.
Mutiani, R., & Suyadi, S. (2020). Diagnosa Diskalkulia Generasi Alpha : Masalah dan Perkembangannya. EDUMASPUL: Jurnal Pendidikan, 4(1), 104–112. https://ummaspul.e-journal.id/maspuljr/article/view/278
Nfon, N. F. (2016). A Survey of the Mathematical Problems (Dyscalculia) Confronting Primary School Pupils in Buea Municipality in the South West Region of Cameroon. International Journal of Education and Research, 4(4), 437–450. https://www.ijern.com/journal/2016/April-2016/36.pdf
Pamungkas, P., Rizki, S. & Vahlia, I. (2020). Pengembangan Modul Matematika Berbasis Discovery Learning Disertai Nilai - Nilai Islam. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika. 1(1), 1-10.
Patricia, F. A., & Zamzam, K. F. (2019). Diskalkulia (Kesulitan Matematika) Berdasarkan Gender Pada Siswa Sekolah Dasar Di Kota Malang. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 8(2), 288–297. https://doi.org/10.24127/ajpm.v8i2.2057
Rahman, R. A., & Tresnawati, D. (2016). Pengembangan Game Edukasi Pengenalan Nama Hewan dan Habitatnya Dalam 3 Bahasa Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Multimedia. Jurnal Algoritma, 13(1), 184–190. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.13-1.184
Reafani, S. L., Fatmawati, F., & Irdamurni, I. (2017). Media Puzzel Kartu Angka Meningkatkan Kemampuan Operasi Pengurangan bagi Anak Diskalkulia. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 1(1), 13–18. https://doi.org/10.24036/jpkk.v2i1.93
Riyana, C. (2017). Peranan Teknologi Dalam Pembelajaran. Reasearch Gate. https://www.researchgate.net/publication/320555649
Shadiq, F. (2007). Inovasi Pembelajaran Matematika dalam Rangka Menyongsong Sertifikasi Guru dan Persaingan Global. In Laporan Hasil Seminar Dan Lokakarya Pembelajaran Matematika 15 – 16 Maret 2007 DI P4TK (PPPG) MATEMATIKA.
Sinaga, R., & Simartama, E. J. (2020). Media Gambar Terhadap Diskalkulia di Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Bangsa, 7(2), 219–234. https://ejournal.bbg.ac.id/tunasbangsa/article/view/1135/1029
Suzana, Y., & Maulida, I. (2019). Mengatasi Dampak Negatif Diskalkulia Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Logaritma: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Dan Sains, 7(01), 15–26. https://doi.org/10.24952/logaritma.v7i01.1661
Yovelia, N., & Efendi, J. (2019). Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Pengurangan Deret Kebawah Anak Diskalkulia Menggunakan Gelas Bilangan. Ranah Research: Journal of Multidicsiplinary Reseacre and Development, 2(1), 35–42.
Yulia, Y., Purba, N. M. B., & Nasir, J. (2019). Aplikasi Game Edukasi Matematika Berbasis Android. Indonesian Journal of Computer Science, 8(2), 101–112. https://doi.org/10.33022/ijcs.v8i2.196
Copyright (c) 2022 EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



