ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SPLDV PADA PEMBELAJARAN DARING
Abstract
ABSTRAK
Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan merubah pelaksanaan kegiatan belajar secara tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauhuntuk semua jenjang pendidikan agar peserta didik tetap dapat belajar meskipun tidak di sekolah. Meskipun proses pembelajaran matematika dilakukan secara daring, tetapi tetap harus memperhatikan tujuan pembelajaran matematika salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah. Hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 pada materi pokok sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) tergolong masih rendah, salah satu kendala yang dialami siswa pada materi tersebut yaitu ketika siswa diahadapkan pada soal cerita, siswa tidak mampu memecahkan masalah pada soal sehingga siswa mendapat banyak kesalahan saat menyelesaiakannya.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 4 Gadingrejo yang berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal tes uraian dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukan kemampuan pemecahan masalah pada siswa dalam menyelesaikan soal SPLDV pada pembelajaran daring adalah memahami masalah (63%), merancang cara penyelesaian (48,90%), melaksanakan rencana (44,18%), dan menafsirkan hasil (35,00%). Rendahnya kemampuan pemecahan masalah yang paling dominan dilakukan oleh siswa adalah pada tahap menafsirkan hasil.
Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah; Pembelajaran Daring.
ABSTRACT
The government issued a policy to anticipate the spread of Covid-19 by changing the implementation of face-to-face learning activities into distance learning for all levels of education so that students can still learn even though they are not in school. Although the process of learning mathematics is carried out online, one must pay attention to the objectives of learning mathematics, one of which is problem solving ability. The mathematics learning outcomes of class VIII students in the odd semester of the 2019/2020 school year on the subject matter of the two-variable linear equation system (SPLDV) are still relatively low, one of the obstacles experienced by students in the material is that when students are faced with story problems, students are unable to solve problem on the question so that students get a lot of mistakes when solving it. The purpose of this study was to determine students' mathematical problem solving abilities in online learning. The research method used is descriptive. The subjects in this study were class VIII students of SMP N 4 Gadingrejo, totaling 24 students. The instrument used is a test description and interview guidelines. The results showed that students' problem-solving abilities in solving SPLDV questions in online learning were understanding the problem (63%), designing solutions (48.90%), implementing plans (44.18%), and interpreting the results (35.00% ). The low problem solving ability that is most dominantly carried out by students is at the stage of interpreting the results.
Keywords: Problem Solving Ability; Online Learning.
References
Agustina, R. & Vahlia, I. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Pada Mata Kuliah Matematika Ekonomi Program Studi Pendidikan Matematika. Jurnal Aksioma, 5(2), 152 -158
.
Anam, A. (2017). Penilaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Jurnal Teori Dan Riset Matematika (TEOREMA), 2(1), 39-46.
Apriyadi, dkk. (2021). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sebelum dan Sesudah Masa Pandemi Covid-19, Jurnal Mathematic Education Journal, 4(1), 133-144.
Archi, M. M. (2020). Paradigma Pembelajaran Matematika Berbasis NCTM. Malang: CV Irdh.
Gabriella, J. & Imami, A. I. (2021). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi SPLDV. Jurnal Maju, 8(1), 454-458.
Pohan, A. E. (2020). Konsep Pembelajaran Daring Berbasis Pendekatan Ilmiah. Purwodadi: CV Sarnu Untung.
Pusdiklat Kemdikbud. (2020). Surat Edaran MENDIKBUD No. 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID- 1 9) - Pusdiklat Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rosmawati., dkk. (2012). Kemampuan Pemecahan Masalah dan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Problem Solving. Jurnal Pendidikan Matematika,1(1), 13-17.
Salamah. (2014). Penerapan Strategi Pembelajaran Inquiry Untuk Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Pada Pokok Bahasan Logaritma. Jurnal Autentik, 1(1), 30–40.
Setiani, L. I. N., Vahlia, I. Farida, N. & Suryadinata, N. (2018). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri Berdasarkan Teori Newman Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 89-99.
Shadiq, F. (2014). Pembelajaran Matematika: Cara Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Vahlia, I., Setiawati, N.N., Rahmatunnisa, N., Susanti, R. (2021), Analisis Kesalahan Siswa Ditinjau Dari Perbedaan Gender dalam Menyelesaikan Soal Aritmetika Sosial Berdasarkan Kriteria Watson. EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 2 (2), 148 -160.
Copyright (c) 2022 SITI RAHAYU

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



