PENINGKATAN SELF-REGULATED DAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER
Abstract
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan self-regulated dan berpikir kritis matematika melalui model pembelajaran treffinger pada siswa kelas VII-5 SMP N 1 Sekampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian adalah siswa kelas VII-5 SMP N 1 Sekampung yang terdiri dari 32 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terlihat adanya peningkatan self-regulated dan berpikir kritis matematika siswa pada pembelajaran yang dilakukan. Hal ini dapat diketahui dari peningkatan persentase keempat aspek yaitu kesadaran akan tanggung jawab belajar dengan persentase 75,56% menjadi 85,63%, kesadaran akan tanggung jawab belajar dengan persentase 76,67% menjadi 86,21%, kontinuitas belajar dengan persentase 75,74% menjadi 85,34%, dan keaktifan belajar dengan persentase 73,57% menjadi 85,22%. Untuk hasil berpikir kritis matematika dapat diketahui dari peningkatan keempat indikator yaitu elementary clarification 24,38% dengan kategori sangat rendah menjadi 62,50% dengan kategori sedang, keterampilan memberikan penjelasan lanjut 36,67% dengan kategori sangat rendah pada menjadi 85,45% dengan kategori sangat tinggi, keterampilan mengatur strategi dan taktik 36,56% dengan kategori sangat rendah menjadi 81,79% dengan kategori sangat tinggi, dan keterampilan menyimpulkan 14,69% dengan kategori sangat tinggi menjadi 91,81% dengan kategori sangat tinggi.
Kata Kunci: berpikir kritis; model pembelajaran treffinger; self-regulated
ABSTRACT
The purpose of this study is to improve self-regulated and critical thinking mathematics through treffinger learning models in students of class VII-5 SMP N 1 Sekampung. This type of research is a classroom action research study subjects were students of class VII-5 SMP N 1 Sekampung consisting of 32 students. Based on the results of the research and discussion, an increase in self-regulated and critical thinking of mathematics is seen in students' learning. This can be seen from the increase in the percentage of the four aspects, namely awareness of learning responsibilities with a percentage of 75.56% to 85.63%, awareness of learning responsibilities with a percentage of 76.67% to 86.21%, continuity of learning with a percentage of 75.74% to 85.34%, and learning activeness with a percentage of 73.57% to 85.22%. For the results of critical thinking mathematics can be seen from the increase in the four indicators namely elementary clarification 24.38% with very low categories to 62.50% with moderate categories, skills to provide further explanation 36.67% with very low categories at 85.45% with very high category, skills to set strategy and tactics 36.56% with very low categories to 81.79% with very high categories, and skills concluded 14.69% with very high categories to 91.81% with very high categories.
Keywords: critical thinking; self-regulated; treffinger learning models
References
Ahmatika, D. (2016). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dengan Pendekatan Inquiry/Discovery. Jurnal Euclid, Vol.3, No.1, 394-403
Al Fatihah, M. (2016). Hubungan Antara Kemandirian Belajar dengan Prestasi Belajar PAI Siswa Kelas III SDN Panularan Surakarta. AT-TARBAWI, Volume. 1, No. 2, 197-208
Muhaiminu, W. H. & Nurhayati, S. (2016). Keefektifan Model Pembelajaran Treffinger Berbantuan Lembar Kerja Siswa Untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, Vol 10, No. 1, 1712 -1720
Monica. 2018. Kemandirian Belajar, Self-Eficacy, Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA 5 SMAN 1 Kalasan Tahun Ajaran 2017/2018 Pada Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Reciprocal Teaching. Skripsi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Ngalimun. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Scripta Cendekia. Banjarmasin.
Purwati, dkk. (2015). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Menyelesaiakan Masalah Persamaan Kuadrat Pada Model Pembelajaan Model Creative Problem Solving. Jurnal KADIKMA. Vol 7, No. 1.
Rijal, S. & Bachtiar, S. (2015). Hubungan Antara Sikap, Kemandirian Belajar, Dan Gaya Belajar Dengan Hasil Belajar Kognitif Siswa. Jurnal BIOEDUKATIKA Vol. 3 No. 2, 15-20
Sari, Y. I.& dan Putra, D. F. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang. JURNAL PENDIDIKAN GEOGRAFI, Th. 20, No.2, 30-38
Suid, dkk. (2017). Analisis Kemandirian Siswa Dalam Proses Pembelajaran Di Kelas III Sd Negeri 1 Banda Aceh. JURNAL PESONA DASAR, Vol. 1 No.5, 70 -81
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



