ETHNOMATHEMATICAL EXPLORATION OF TRADITIONAL FOOD BANNANG – BANNANG: A GEOMETRY STUDY IN THE SOCIETY OF JENEPONTO DISTRICT
Abstract
Penelitian ini berfokus pada eksplorasi konsep matematika dan nilai budaya yang terkandung dalam makanan tradisional bannang-bannang, yang masih dijaga kelesteriannya khusunya pada masyarakat kabupaten Jeneponto. Penelitian inni bertujuan untuk menentukan bagaimana proses eksplorasi khususnya pada konsep geometri dan mengetahui nilai-nilai budaya apa yang ada pada makanan tradisional bannang-bannang. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kue tradisional Bannang-Bannang memiliki makna matematis karena desain geometrisnya adalah bangun datar dan bangun ruang yaitu tabung,setengah lingkaran dan lingkaran. Selain itu, banning-bannang ini juga memiliki nilai budaya dan sering disajikan pada acara adat seperti acara pernikahan mulai dari lamaran sampai a’matoang yang merupakan tradisi masyarakat kabupaten jeneponto setelah acara resepsi pernikahan selesai, acara tahlilan mengenang 20 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1 tahun di acara rangkaian orang yang meninggal dunia. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung,wawancara mendalam dengan pembuat kue bannang-bannang,serta dokumentasi visual dalam bentuk foto, video, dan audiovisual. Keabsahan data dijamin melakukan triangulasi teknik, guna memastikan konsistensi serta validasi temuan penelitian. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pembelajaran matematika yang kontekstual khususnya dalam konsep geometri.
This study focuses on the exploration of mathematical concepts and cultural values contained in traditional bannang-bannang food, which is still preserved especially in the Jeneponto district community. This study aims to determine how the exploration process is especially in the concept of geometry and to find out what cultural values are in traditional bannang-bannang food. using qualitative research methods with an ethnographic approach. The findings indicate that the traditional Bannang-Bannang cake has a mathematical meaning because its geometric design is a flat shape and a solid shape, namely a cylinder, a semicircle and a circle. In addition, this bannang-bannang also has cultural value and is often served at traditional events such as weddings from proposals to a'matoang which is a tradition of the Jeneponto district community after the wedding reception is over, tahlilan events to commemorate 20 days, 40 days, 100 days, and 1 year at the event of a series of people who have died. Data collection was carried out through direct observation, in-depth interviews with bannang-bannang cake makers, and visual documentation in the form of photos, videos, audiovisual. The validity of the data is guaranteed by conducting triangulation techniques, to ensure consistency and validation of research findings. This research is expected to contribute to contextual mathematics learning, especially in the concept of geometry.
References
Amrin, A. N., Nur, F., & Yuliany, N. (2025). Eksplorasi Etnomatematika pada Kue Tradisional Cucuru Bayao Berdasarkan Perspektif Geometri. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika 18(1), 53–61. https://doi.org/10.30870/jppm.v18i1.30213
Astuti, J.C. & Firdaus, L. N. (2023). Etnomatematika Dalam Pandangan Aliran Filsafat Esensialisme. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.23887/jfi.v6i1.50865
Ayu, S., Ardianti, S. D., & Wanabuliandari, S. (2021). Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Matematika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(3), 1611-1622. https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i3.3824
Cherniaieva, A. A. (2021). Частота Асимптоматической Гиперурикемии Среди Взрослых Больных Сахарным Диабетом 1-Го И 2-Го Типа. INTERNATIONAL Journal Of Endocrinology (Ukraine), 16(4), 327–332. https://doi.org/10.22141/2224-0721.16.4.2020.208486
Choeriyah, L., Nusantara, T., Qohar, A., & Subanji. (2020). Studi Etnomatematika pada Makanan Tradisional Cilacap. AKSIOMA : Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 11(2), 210–218.
Diniyati, I. A., Ekadiarsi, A. N., Salsabila, Herdianti, I. A. H., Amelia, T., & Wahidin. (2022). Etnomatematika: Konsep Matematika pada Kue Lebaran. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 247–256. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v11i2.703
Fitriani, D., & Putra, A. (2022). Systematic Literature Review (SLR): Eksplorasi Etnomatematika pada Makanan Tradisional. Journal of Mathematics Education and Learning, 2(1), 18-26. https://doi.org/10.19184/jomeal.v2i1.29093
Fitriyani, A. D., Rusmana, I. M., & Wiratomo, Y. (2022). Pengembangan LKS Materi Geometri Ruang Pada Kue Dongkal Khas Jakarta Berbasis Etnomatematika. Original Research, 80, 325–332.
Irfah, A. (2024). Studi Etnomatematika Pada Kue Tradisional Suku Bugis. ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 122-131.
Merliza, P., Kurniawan, H., & Ralmugiz, U. (2022). Eksplorasi Etnomatematika Konsep Bangun Ruang Pada Kue Tradisional Lampung. Math Educa Journal, 6(1), 1–11.
Naja, F. Y., Mei, A., & Sa’o, S. (2022). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Etnomatematika Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Ditinjau Dari Kemampuan Matematis. Jupika: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 38–45. https://doi.org/10.37478/jupika.v5i1.1747
Nurhalisa, T., Ainin Al Ghofiati, Z., Fadiana, jizatin, & PGRI Ronggolawe Tuban, U. (n.d.). Etnomatematika pada masjid aschabul kahfi perut bumi Al Maghribi Tuban sebagai konsep geometri di sekolah dasar. 11(2), 2022.https://doi.org/10.33387/dpi.v11i2.5071
Oktavianti, D., Hakim, A. R., Hamid, A., Nurhayati, N., & Mulyatna, F. (2022). Eksplorasi Etnomatematika pada Batik Jakarta dan Kaitannya dengan Pembelajaran Matematika. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 8(1), 29. https://doi.org/10.30998/jkpm.v8i1.14921
Manapa, I. Y. H. (2024). Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Pendekatan Etnomatematika. J-PiMat: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 1161-1170.
Pathuddin, H., & Raehana, S. (2019). Etnomatematika: Makanan Tradisional Bugis Sebagai Sumber Belajar Matematika. MaPan, 7(2), 307–327. https://doi.org/10.24252/mapan.2019v7n2a10
Prahmana, R. C. I., & D’Ambrosio, U. (2020). Belajar Geometri dan Nilai Dari Pola: Etnomatematika Pada Pola Batik Yogyakarta, Indonesia. 11(3), 439–456.
Pratiwi, J. W., & Pujiastuti, H. (2020). Eksplorasi etnomatematika pada permainan tradisional kelereng. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 5(2), 1-12.
Sa’o, S., Mei, A., Bito, G. S., & Mei, M. F. (2022). Eksplorasi Etnomatematika Pola Lantai Pada Formasi Tarian Tea Eku Daerah Nagekeo. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(3), 1760. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i3.5359
Safitri, A. H. I., Novaldin, I. D., & Supiarmo, M. G. (2021). Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Tradisional Uma Lengge. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 3311–3321. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i3.851
Saputra, R., Hasanah, N., & Azis, M. (2024). Besaung : Jurnal Seni , Desain dan Budaya Peran Seni Dalam Mempertahankan Identitas Budaya Besaung, Jurnal Seni , Desain dan Budaya. 9(2), 183–195. https://doi.org/10.36982/jsdb.v9i2.4044
Sari, M. P., Wijaya, A. K., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 84–90. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1956
Surmiyanti, C., Mutia, M., & Nurhaliza, S. (2021). Etnomatematika dalam Budaya Berdompu pada Permainan Tradisional Engklek di Kalimantan Barat. Juwara Jurnal Wawasan dan Aksara, 1(1), 47–57. https://doi.org/10.58740/juwara.v1i1.9
Susanti, R. (2022). Pengembangan Video Tutorial Berbasis Etnomatematika pada Materi Barisan dan Deret (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Metro).
Tupen, S. N., Ningsih, N., Sa'o, S., Se'a, E. E., & Siwo, M. R. (2024). Eksplorasi Etnomatematika Pada Tarian Gawi. Jupika: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 19-27.
Upacara, P., Di, A., & Gowa, K. (2024). Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial Dan Humaniora The Philosophical Meaning Of The Traditional Food Bannang-Bannang.
Copyright (c) 2025 EMTEKA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



