EXPLORATION OF THE ETHNOMATHEMATICS OF MAGGALE AND MAJJEKKA AS CULTURAL HERITAGE OF TRADITIONAL BUGIS GAMES
Abstract
This study explores the mathematical concepts and cultural values embedded in the traditional games maggale and majjekka, which are still preserved by the Bugis community. It aims to understand how these games integrate mathematical principles such as geometry, basic physics, and probability with cultural values, including solidarity, creativity, and tradition preservation. Using a qualitative approach with an ethnographic design, this research provides an in-depth analysis of the cultural phenomena under study. Data collection was conducted through direct observation, in-depth interviews with players, community leaders, and game equipment makers, as well as visual documentation in photos and videos. The techniques employed include participatory observation, semi-structured interviews, and visual documentation. The collected data were analyzed descriptively and thematically to identify and interpret the mathematical concepts and cultural values embedded in these games. To ensure validity, source triangulation, member checking, and thick description were used to maintain consistency and reliability. The findings reveal that these games incorporate mathematical concepts such as surface area, volume, ratio, similarity, probability, and the relationship between distance, speed, and time. Additionally, they reflect the cultural values of the Bugis community, such as solidarity, creativity, and the preservation of traditions. These results highlight that traditional games serve not only as entertainment but also as contextual learning tools aligned with the educational curriculum and as a medium for cultural preservation. To ensure sustainability, maggale and majjekka should be integrated into formal education, cultural events, and digital documentation. This research significantly contributes to ethnomathematics-based mathematics education and local cultural preservation.
Penelitian ini berfokus pada eksplorasi konsep matematika dan nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional maggale dan majjekka, yang masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat Bugis. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana permainan tersebut mengintegrasikan prinsip-prinsip matematika seperti geometri, fisika dasar, dan probabilitas dengan nilai-nilai budaya, termasuk kebersamaan, kreativitas, dan pelestarian tradisi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdesain etnografi, penelitian ini memungkinkan analisis mendalam terhadap fenomena budaya yang dikaji. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemain, tokoh masyarakat, serta pembuat alat permainan, serta dokumentasi visual dalam bentuk foto dan video. Teknik yang digunakan mencakup observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi visual. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi serta menafsirkan konsep-konsep matematika dan nilai budaya dalam permainan tersebut. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, member checking, dan thick description guna memastikan konsistensi serta validitas temuan penelitian. Hasil penelitian mengungkap bahwa permainan ini mengandung konsep matematika seperti luas permukaan, volume, perbandingan, kesebangunan, peluang, serta hubungan antara jarak, kecepatan, dan waktu. Selain itu, permainan ini merefleksikan nilai-nilai budaya masyarakat Bugis, seperti semangat kebersamaan, kreativitas, dan upaya pelestarian tradisi. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang selaras dengan kurikulum pendidikan dan sebagai wahana pelestarian budaya di era modern. Untuk mendukung keberlanjutannya, disarankan agar permainan maggale dan majjekka diintegrasikan dalam pendidikan formal, acara budaya, serta didokumentasikan melalui teknologi digital. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan pembelajaran matematika berbasis etnomatematika serta pelestarian budaya lokal.
References
Abdul, R. (2020). Penggunaan Permainan Tradisional Moneka untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(1), 117–128. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i1.135
Agus, C., Cahyanti, P. A. B., Widodo, B., Yulia, Y., & Rochmiyati, S. (2020). Cultural-based education of Tamansiswa as a locomotive of Indonesian education system. Universities as Living Labs for Sustainable Development: Supporting the Implementation of the Sustainable Development Goals, 471–486. https://doi.org/10.1007/978-3-030-15604-6_29
Alvariani, N. P., & Sukmawarti, S. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Permainan Tradisional Jawa untuk Pemahaman Konsep Bangun Datar. Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA, 6(2), 43–51. https://doi.org/10.32696/jp2mipa.v6i2.1133
Artobatama, I. (2018). Pembelajaran stem berbasis outbound permainan tradisional. Indonesian Journal of Primary Education, 2(2), 40–47. https://doi.org/10.17509/ijpe.v2i2.15099
Basori, M. (2025). Kesenian Tradisional Jedor di Era Modern dalam Melestarikan Budaya di Mulyasari Pagerwojo Tulungagung. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 520–528.
Devi, N. K. L. (2024). Analisis Pelaksanaan Kegiatan Numerasi dengan Metode Matematika Gasing Yang di Kaitkan dengan Permainan Tradisional pada Siswa Kelas 4 SD N 1 Demulih. Pentagon: Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2(4), 78–94. https://doi.org/10.62383/pentagon.v2i4.289
Febrianty, W., Saputra, R. D., Al Amri, H., Rahmat, F. N., Handayani, R. D., & Putra, P. D. A. (2023). Eksplorasi konsep fisika kesetimbangan benda tegar pada permainan tradisional engklek sebagai bahan pembelajaran fisika. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 7(1), 109–120. https://doi.org/10.37478/optika.v7i1.2761
Hartanti, S., & Ramlah, R. (2021). Etnomatematika: Melestarikan Kesenian dengan Pembelajaran Matematika. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 7(2), 33–42.
Indriaini, P. (2018). Implementasi Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal dalam Pembelajaran Matematika pada Jenjang Sekolah Dasar. UIN Raden Intan Lampung. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i2.347
Kiska, N. D. (2022). Pengembangan Materi Ajar Elektronik Berbasis Permainan Tradisional Pyuh Menggunakan Aplikasi 3D Pageflip Professional untuk Kelas IV Tema 4. Universitas Jambi.
Mahamid, M. N. L. (2024). Wayang Kardus sebagai Media Pembelajaran Kreatif untuk Melestarikan Budaya Lokal di Kabupaten Kediri: Cardboard Puppets as Creative Learning Medium in Preserving Local Cultures in Kediri, Indonesia. Besari: Journal of Social and Cultural Studies, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.71155/besari.v2i1.87
Maryanti, E., Egok, A. S., & Febriandi, R. (2021). Pengembangan Media Board Games Berbasis Permainan Tradisional Egrang Batok untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 4212–4226. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1486
Merliza, P. (2021). Studi etnomatematika: Eksplorasi konsep matematika pada permainan tradisional provinsi Lampung. Suska Journal of Mathematics Education, 7(1), 21–30. https://doi.org/10.24014/sjme.v7i1.12537
Oktavimadiana, S., & Nugrahanta, G. A. (2022). Membina Karakter Leadership Anak Usia 7-9 Tahun Dengan Permainan Tradisional. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 10(1), 185–201.
Panjaitan, S. C. I., Hasratuddin, H., & Sinaga, B. (2024). Pemanfaatan Konsep Geometri dan Teori Graf pada Strategi Memenangkan Permainan Tradisional Margala. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1720–1726. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1331
Pariani, L., & Sarjan, M. (2024). Kearifan Lokal Dan Pendekatan Dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam Untuk Ekonomi Desa Sesaot. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, Dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 5(1), 1–5. https://doi.org/10.29303/goescienceed.v5i1.276
Putri, L. I. (2017). Eksplorasi etnomatematika kesenian rebana sebagai sumber belajar matematika pada jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 4(1).
Rahmasari, F., Sutriyani, W., & Muhaimin, M. (2023). Efektivitas permainan tradisional congklak terhadap hasil belajar matematika SD. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 508–518. https://doi.org/10.33654/math.v9i3.2466
Ramadhina, A. L., Septiana, C., Pebrianti, M., & Wahidin, W. (2021). Eksplorasi etnomatematika konsep pola bilangan dalam permainan tradisional. Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA), 3(2), 65–69. https://doi.org/10.30598/jumadikavol3iss2year2021page65-69
Rosa, M., & Orey, D. C. (2011). Ethnomathematics: the cultural aspects of mathematics. Revista Latinoamericana de Etnomatemática Perspectivas Socioculturales de La Educación Matemática, 4(2), 32–54.
Rosala, D. (2016). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Ritme, 2(1), 16–25.
Saputra, D. G., Mukhti, M. S., Arham, M., Nurhalisyah, S., & Andini, N. (2024). Melestarikan Permainan Tradisional sebagai Kearifan Lokal. MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 1(3), 65–68.
Saputra, S. Y. (2017). Permainan tradisional vs permainan modern dalam penanaman nilai karakter di sekolah dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(1).
Sartika, E., & Semiaji, T. (2024). LOCAL CULTURE-BASED EDUCATION: CREATING A LEARNING ENVIRONMENT THAT PROMOTES LOCAL INTEGRITY. International Journal of Teaching and Learning, 2(6), 1513–1523.
Selvianiresa, D., & Prabawanto, S. (2017). Contextual teaching and learning approach of mathematics in primary schools. Journal of Physics: Conference Series, 895(1), 12171. https://doi.org/10.1088/1742-6596/895/1/012171
Setiawan, Y. (2020). Pengembangan model pembelajaran matematika sd berbasis permainan tradisional indonesia dan pendekatan matematika realistik. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 12–21. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p12-21
Simanjuntak, C. R., Putri, N. S., Sri, I., Sitorus, D., Banawati, N., Silalahi, J. F., & Harahap, S. H. (2024). Analysis of the Use of Toba Batak traditional games as BIPA learning media. Jurnal Nasional Holistic Science, 4(2), 242–249. https://doi.org/10.56495/hs.v4i2.625
Simanjuntak, R. S. H., Samosir, R., & Hulu, A. (2023). Pengaruh Permainan Margala Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di Paud Glory HKI Siualoumpu. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(3), 111–122. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i3.500
Simanungkalit, P. N. B., & Saragi, D. (2023). Permainan Margala Sebagai Upaya Penanaman Dan Pembentukan Karakter Siswa. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(4), 181–188. https://doi.org/10.59246/alfihris.v1i4.582
Siregar, A. R., Pakpahan, A. F. H., Siregar, E. B., Giawa, F., Siregar, J. M., Ramadhani, N., Matondang, N. H., Karo, N. H. B., Simarmata, P. S. B., & Hasibuan, R. P. (2024). Etnomatematika sebagai sarana penguatan budaya lokal melalui kurikulum merdeka belajar. Prosiding Mahasaraswati Seminar Nasional Pendidikan Matematika, 3(1), 44–57.
Suryawan, I. G. A. J. (2020). Permainan tradisional sebagai media pelestarian budaya dan penanaman nilai karakter bangsa. Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 2(2).
Widjayatri, R. R. D., Pangestu, F. G., Purnama, N., Nurlaela, S., Husna, T., & Aditya, W. (2023). Permainan tradisional bakiak dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 9(2), 74–91.
Zayyadi, M. (2018). Eksplorasi etnomatematika pada batik madura. Sigma, 2(2), 36–40.
Copyright (c) 2025 Nurwahidah wahidah, Fitriani Nur, Ahmad Farham Majid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).



