Pengaruh Audit, Tata Kelola Desa, Value for Money, dan Sikap Moral terhadap Pencegahan Fraud dalam Pengelolaan Dana Desa
Abstract
This study aims to analyze the influence of audits, village governance, value for money, and moral attitudes on fraud prevention efforts in village fund management in Karya Jitu Mukti Village, Tulang Bawang Regency. The research method used was a quantitative survey approach. Primary data were collected through questionnaires and interviews with 33 respondents. The analysis technique used was multiple linear regression analysis with the help of SPSS 26 software. The results showed that all four independent variables simultaneously had a significant effect on fraud prevention efforts. However, only village governance, value for money, and moral attitudes had a positive effect. The audit variable had no positive effect on fraud prevention. Based on these results, it can be concluded that good governance, the application of value for money principles, and a high moral attitude are key factors in preventing fraud at the village level. Therefore, strengthening governance and improving the ethics and professionalism of village officials is necessary to create a transparent village fund management system
References
Aulia, F., Syamsuddin, S., & Sahrir, S. (2023). Pengaruh moral sensitivity, transparansi dan akuntabilitas terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan alokasi dana desa. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(3), 2112–2120. https://doi.org/10.33395/owner.v7i3.1462
Christian, N., & Veronica, J. (2022). Dampak kecurangan pada bidang keuangan dan non-keuangan terhadap jenis fraud di Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 8(1), 91–102.
Das Prena, G., & Kadek Karina, N. (2024). Pengaruh audit dan pengendalian internal terhadap pencegahan fraud: Sebuah studi kasus pada bank daerah. Forum Manajemen, 22(1), 87–105. https://doi.org/10.61938/fm.v22i1
Dewi, L. P., Sunaryo, K., & Yulianti, R. (2022). Pengaruh kompetensi aparatur, moralitas individu, budaya organisasi, praktik akuntabilitas, dan whistleblowing terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa. Jurnal Akuntansi Trisakti, 9(2), 327–340. https://doi.org/10.25105/jat.v9i2.13870
Dinda Natalia, S. A. P., & Sujana, I. K. (2022). Sistem pelaporan pelanggaran, tata kelola yang baik, dan budaya organisasi pada pencegahan kecurangan dalam pengelolaan keuangan desa. E-Jurnal Akuntansi, 32(12), 3552–3572. https://doi.org/10.24843/eja.2022.v32.i12.p06
Fadhila, D. A., & Achmad, T. (2023). Peran moralitas aparatur dan sistem pelaporan pelanggaran dalam mencegah kecurangan dana desa. Jurnal Akademi Akuntansi, 6(4), 524–537. https://doi.org/10.22219/jaa.v6i4.29352
Fathu Rahmah, A. N., Hendri, N., & Septiani, A. (2026). Pengaruh Audit Commite, Kualitas Audit, dan Whistleblowing System terhadap Tindakan Pencegahan Fraud. Expensive: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 5(1), 51-59. https://doi.org/10.24127/exclusive.v5i1.11149.
Gendrianto, G., Rustandi, B., & Mutaqien, T. Z. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi audit judgment. Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing dan Perpajakan), 3(1), 37–48. https://doi.org/10.32897/jsikap.v3i1.98
Hertanto, H. (2017). Metodologi penelitian sosial dan perilaku. Yogyakarta: Deepublish.
Nur Rahman, Z., Suyanto, S., & Kurniawan, A. (2025). Pengaruh Fungsi Audit Internal dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Agung Prima Network. Expensive: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 4(1), 20-33. https://doi.org/10.24127/exclusive.v4i1.8387.
Qobid, A., Zanaria, Y., & Padwa Sari, G. (2025). Pengaruh Kepatuhan Pelaporan Keuangan dan Whistleblowing terhadap Pencegahan Kecurangan. Expensive: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 4(1), 71-84. https://doi.org/10.24127/exclusive.v4i1.8462.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

