Financial Technology : Praktik Pinjaman Online dalam Perspektif Ekonomi Syariah
Abstract
The development of financial technology gives rise to various conveniences with negative impacts. One form of this convenience is an online loan that provides instant loan transactions. Various online loan applications come with an installment platform with an adjustable time period. This transaction model is in great demand among students as an alternative to financing consumption and education. This study explores students' motivation to use online loan applications and the risks that must be borne. This study uses qualitative descriptive analysis to get in-depth answers from the students. The results of this study indicate that they are interested in and use online loan applications because of the ease of borrowing funds for pocket money and paying tuition fees. However, and states that online loan are allowed, the most important thing in their application is that they do not conflict with sharia principles in the fatwa of the national sharia council no 117/DSN -MUI / IX / 2018.
References
Adam. (2022, Mei 17). Publik: Financial Technology. Retrieved from Otoritas Jasa Keuangan (OJK):https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-
Arafah, M. (2022). Peluang dan Tantangan Pembiayaan Online Syariah Dalam Menghadapi Pinjaman Online Ilegal. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, Vol. 11, No. 1, 65-77.
Arvante, Jeremy Zefanya Yaka. 2022. Dampak Permasalahan Pinjaman Online, Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Pinjaman Online. IPMHI LAW JOURNAL. Vol. 2(1). Hal 84.
Budiyanti, E. (2019). Upaya Mengatasi Layanan Pinjaman Online Ilegal. Info SIngkat: Kajian Singkat Terhadap Isu Aktual Dan Strategis Bidang Ekonomi dan Kebijakan Publik, Vol. 11, No. 04, 19-27.
Dewan Syariah Nasional no: 117/DSN-MUI/II/2018.
Dewi, Dewa Ayu Trisna, Darmawan, Ni Ketut Supasti. (2021). Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Pinjama Online Terkait Bunga Pinjaman dan Hak-Hak Pribadi Pengguna. ACTA COMITAS : Jurnal Hukum Kenotariatan. Vol 06 No 02. Hal 266-267 .
Dwi Tatak Subagyo, L. R. (2022). Characteristic of Illegal Online Loans in Indonesia. Indonesian Private Law Review, Volume 3, Issue 1, 69-84.
Evidence From Indonesian. Journal of Islamic Monetery and Finance, Vol. 5, No. 4, 741-762.
Fauzi, Fatimala Nur, dkk. (2018). Pinjaman Online Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal eL-Qist. Vol. 08 No.02. hal 1652-1653
Fitra, Arinda Elsa. (2021). Dilema Pinjaman Online di Indonesia : Tinjauan Sosiologi Hukun dan Hukum Syariah. DIKTUM : Jurnal Syariah dan Hukum. Vol. 19 No 2. Hal 116
Hendarsyah, D. (2012). Keamanan Layanan Internet Banking Dalam Transaksi Perbankan. IQTISHADUNA: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, Vol. 5, No. 2, 81-96.
Irwansyah, E. K. (2020). Fenomena Aplikasi Kredit dan Pinjaman Online Kredivo Di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol. 4, No. 1, 13-26.
Kasri, I. a. (2019). Why Are Youth Intent on Investing Through Peer to Peer Lending?
Ni Made Eka Pradnyawati, I. N. (2021). Perjanjian Pinjaman Online Berbasis Financial Technology. Jurnal Konstruksi Hukum, Vol. 2 No. 2, 320-325.
Pamungkas, D. D. (2019). Pengaruh Financial Attitude, Financial Behavior, Dan Financial Knowledge Terhadap Financial Satisfaction. Jurnal Bisnis dan Finacial Account, Vol. 1 No. 2, 172-181.
Pardosi, Rodes Ober Adi Guna dan Primawardani, Yuliana. 2020. Perlindungan Hak Pengguna Layanan Pinjaman Online Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal HAM. Vol 11 Nomor 3. Hal. 355.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016
Rizki, M. (2019). Permasalahan tekfin ini bahkan merenggut nyawa nasabah yang memilih bunuh diri akibat depresi karena penagihan pinjaman. Berbagai bentuk pelanggaran tekfinini dapat dijerat secara pidana. Retrieved. fromhttps://m.hukumonline.com/berita/baca/lt5 c6cacf0c858c/pasal-pasal-pidana-yang-bisajerat-perusahaan-fintech-ilegal/2019.
Sudiarti, Sri. 2018. Fikih Muamalah. Medan : Febi UIN SU Press.
Sudiarti, W. S. (2022). Analisa Risiko Pinjaman Online Ilegal Dalam Praktik Teknologi Finansial. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Vol. 22 No. 1, 18-28.
Tajsgoani, E. C. (2020). Karakteristik Hukum Fintech Ilegal Dalam Aplikasi Transaksi Pinjaman Online. Jurnal Meta-Yuridis, Vol. 3, No. 2, 27-46.
technology/Pages/Penyelenggara-Fintech-Lending-Berizin-di-OJK-per-22-April2022.aspxja
Tulus Tambunan, W. S. (2021). The Development of MSMEs and the Growth of Peer-toPeer (P2P) Lending in Indonesia. International Journal of Innovation, Vol. 15, No. 2, 585-603.
Wimboh Santoso, I. T. (2019). What Determine Loan Rate and Default Status in Financial Technology Online Direct Lending? Evidence from Indonesia. Emerging Markets Finance and Trade, Vol. 3, No. 4, 1-19.

