PENGARUH PEMBERIAN INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUE ( INIT ) TERHADAP TINGKAT NYERI PADA MYOFASCIAL PAIN OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PERKUMPULAN IBU – IBU PKK RT 20 DUKUH PENI : RANDOMIZED CONTROL TRIAL

  • Dzulfikar Rafif Burhanuddin Universitas Telogorejo Semarang
  • Mianti Nurrizky Sutejo Universitas Telogorejo Semarang
  • Laksmita Dewi Adzillina Universitas Telogorejo Semarang
Keywords: Integrated Neuromuscular Inhibition Technique, Myofascial Pain, Upper Trapezius

Abstract

PENDAHULUAN : Penyakit musculoskeletal Pada Ibu – ibu PKK adalah nyeri pada area myofascial pain otot upper trapezius . Statistik aktivitas yang dilakukan berulang kali dan dalam waktu lama akan menyebabkan ketegangan pada area otot leher hingga bahu. Teknik Inhibisi Neuromuskuler Terintegrasi (INIT) adalah intervensi yang ditawarkan. TUJUAN : Mengetahui pengaruh pemberian Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) terhadap penurunan nyeri myofascial pain otot upper trapezius. METODE : Desain penelitian ini menggunakan Two Group Pre and Post Test Design dengan sampel berusia 30 – 60 tahun sebanyak 30 orang terbagi 2 kelompok, 1 kelompok berisi 15 orang. Kelompok 1 (INIT) dan kelompok 2 kontrol dilakukan 2 kali dalam semingu selama 4 minggu. Alat ukur yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). HASIL : Nyeri diukur menggunakan (NRS) pada kelompok 1 sebelum intervensi yaitu nyeri sedang sebanyak 53,3%, setelah intervensi diperoleh nyeri ringan sebanyak 66,7%. Pada kelompok 2 diperoleh skor sebelum intervensi yaitu nyeri sedang sebanyak 73,3%, setelah intervensi diperoleh hasil nyeri sedang sebanyak 66,7%. Hasil uji diketahui pengaruhnya dari uji paired sampel t test intervensi pretest dan postest 0,000<0,05, maka ada pengaruh yang diberi intervensi. Pada pretest dan postest kontrol diperoleh 0,454>0,05, maka tidak ada pengaruh diberi intervensi. Pada perbandingan kelompok intervensi dan kontrol diukur menggunakan Independent Sample t Test diperoleh hasil kelompok intervensi 0,00<0,05 maka ada pengaruh lain sedangkan kelompok kontrol didapat 0,654>0,05 maka tidak ada pengaruh lain. Sehingga (INIT) lebih berpengaruh terhadap penurunan nyeri nyeri myofascial otot upper trapezius .

Published
2026-01-28
Section
Articles