PROFIL KESEHATAN MASYARAKAT BERDASARKAN HASIL SKRINING KESEHATAN DASAR SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR DI MARGOREJO

  • Nabila Nur Afifah Fitri Universitas Muhammadiyah Metro
  • Al Um Aniswatun Khasanah Universitas Muhammadiyah Metro
  • Efraldo Yudistira Universitas Muhammadiyah Metro
  • Muhammad Tasa Kasumbung Universitas Muhammadiyah Metro
  • Muhammad Faris Nuuruddin Universitas Muhammadiyah Metro
  • Bota Muhammad Akbar Universitas Muhammadiyah Metro
Keywords: skrining kesehatan, hipertensi, penyakit tidak menular, deteksi dini, indeks masa tubuh

Abstract

Pendahuluan: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang sebagian besar berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga deteksi dini melalui skrining kesehatan dasar menjadi upaya penting dalam mengidentifikasi faktor risiko di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesehatan masyarakat berdasarkan hasil skrining kesehatan dasar sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular di Desa Margorejo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 24 responden yang mengikuti kegiatan skrining kesehatan menggunakan teknik total sampling. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, heart rate, respiratory rate, berat badan, tinggi badan, dan indeks massa tubuh (IMT). Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, rerata, dan simpangan baku. Hasil: Rata-rata usia responden adalah 58,0±8,3 tahun. Seluruh responden dengan data tekanan darah yang lengkap mengalami hipertensi, terdiri atas hipertensi stadium 1 (43,5%) dan hipertensi stadium 2 (56,5%). Seluruh responden memiliki heart rate dalam rentang normal, sedangkan 54,5% memiliki respiratory rate di atas rentang normal. Berdasarkan IMT, 50,0% responden memiliki status gizi normal, 33,3% overweight, dan 16,7% obesitas. Simpulan: Skrining kesehatan dasar mampu memberikan gambaran profil kesehatan masyarakat serta mengidentifikasi faktor risiko PTM, terutama hipertensi, kelebihan berat badan, dan peningkatan respiratory rate, sehingga dapat menjadi dasar dalam penyusunan program promotif, preventif, serta tindak lanjut pelayanan kesehatan di masyarakat.

Published
2026-07-24
Section
Articles