PENGUATAN KETERAMPILAN GURU MEMBERDAYAKAN SUMBER BELAJAR BERBASIS INTERNET DAN MEMBUAT POWER POINT INTERAKTIF MELALUI WORKSHOP DAN PENGUATAN KLINIS DI SMPN 4 GUNUNG LABUHAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

  • Subari Subari SMPN 4 Gunung Labuhan, Mulyosari, Kecamatan Gunung Labuhan, Kota Gunung Labuhan, Lampung
Keywords: Workshop, Power Point Interaktif, Keterampilan Guru, Siswa SMP

Abstract

Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan saat ini, salah satunya, adalah dengan meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran. Di SMPN 4 Gunung Labuhan keterampilan guru menggunakan alat bantu mengajar, dan/atau audio-visual (termasuk Teknologi Informasi dan Komputer atau TIK) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran”, menunjukkan 60% masih rendah. Keterampilan guru untuk memberdayakan sumber belajar internet kurang mendukung pembuatan power point interaktif. Selama ini SMPN 4 Gunung Labuhan belum banyak memberikan workshop bagi guru-gurunya untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam TIK sehingga kurang dapat menghasilkan media pembelajaran yang baik. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Gunung Labuhan yang beralamat di Mulyosari, Kecamatan Gunung Labuhan, Kota Gunung Labuhan, Lampung. Subjek penelitian adalah para tenaga kependidikan SMPN 4 Gunung Labuhan yang terdiri 15 orang guru. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan dari bulan Juli sampai dengan bulan Desember tahun 2019. Pelaksanaan PTS dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi pokok kepala sekolah. Workshop dilakukan denga pendekatan langsung dan klinis dan terlaksana dalam dua siklus. Peningkatan keterampilan guru dalam membuat Power Point Interaktif interaktif dan memberdayakan sumber belajar dari internet telah mencapai predikat baik. Dalam konteks kegiatan workshop ini, penyajian, latihan, dan perbaikan mempunyai rentang satu minggu. Pendekatan langsung memang tepat digunakan pada siklus I ketika subjek penelitian memang memiliki kesenjangan yang jauh dengan harapan yang ingin diperoleh setelah tindakan. Teknik klinis, tepat digunakan pada siklus II, hal ini karena, setelah menerima penyajian materi dan latihan. Pendekatan langsung efektif ketika setelah penjelasan materi dilanjutkan dengan latihan dimana hasil latihan tersebut selanjutnya diprentasikan. Kondisi memberikan penekan terhadap diri masing-masing untuk dapat menghasilkan Power Point interaktif, apapun bentuknya, untuk ditampilkan pada saat presentasi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-12-31