PELAKSANAAN WORKSHOP DENGAN PENGUATAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN MENYUSUN INSTRUMEN TES HOTS GURU SMKN 4 METRO TAHUN PELAJARAN 2021/2022

  • Verawati Hasan Kepala SMKN 4 Metro
Keywords: HOTS, TI, Pedagogik

Abstract

Sebenarnya, tahapan penilaian yang dilakukan di SMKN 4 Metro dalam penerapan K-13  telah diatur melalui standar penilaian. Hanya saja tidak cukup hanya dengan sosialisasi namun perlu pengawalan melalui pengawasan. Dan yang lebih penting lagi melalui pembinaan yang bersifat individual secara konsisten dalam jangka waktu tertentu belum dilakukan. Salah satu teknik supervisi yang dapat menjangkau pembinaan secara mendalam dan invidual adalah teknis workshop. Kemudian pelaksanaan workshop harus dilakukan dengan tema yang tepat berdasarkan analisis kebutuhan sehingga dapat dilakukan identifikasi kesulitan guru secara klinis untuk menyusun dan mengembangkan instrumen berbasis HOTS di SMKN 4 Metro. Selain itu pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) belum diintegrasikan dalam workshop padahal banyak ketersediaannya. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: 1) Mendeskripsikan penerapan workshop dengan penguatan TI pada Guru  SMKN 4 Metro  Tahun Pelajaran 2021/2022; 2) Meningkatkan kemampuan guru Guru  SMKN 4 Metro dalam menyusun dan mengembangkan instrumen tes berbasis HOTS; 3) Meningkatkan kompetensi pedagogik guru SMKN 4 Metro. Penelitian dilaksanakan di SMKN 4 Metro yang beralamat di Jl. Letjend Suprapto, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Provinsi Lampung. SMKN 4 Metro adalah SMK yang baru berdiri selama 7 tahun.  Penelitian dilaksanakan pada semester genap, dari bulan Juli sampai dengan September, Tahun Pelajaran 2021/2022. Workshop dilaksanakan setelah analisis pengelolaan tenaga pendidik dan analisis hasil PKG. Langkah yang akan dilakukan dalam melakukan kegiatan pengawasan: 1) Menetapkan tolok ukur, yaitu menentukan pedoman yang yang digunakan; Hal ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran kemampuan guru menyusun instrumen penilaian dan pengamatan kemampuan guru dalam pedagogik pada awalnya. Melalui data yang diperoleh dilakukan analisis pada aspek yang mana diperlukan perbaikan. Selanjutnya jadwal pertemuan dengan guru melalui koordinasi dengan kepala Guru  SMKN 4 Metro. 2) Mengadakan penilaian, yaitu dengan cara memeriksa hasil pekerjaan yang nyata telah dicapai; Penilaian dilakuan setelah subjek diberi tindakan menggunakan beberapa jenis pendekatan dan teknik supervisi; 3) Membandingkan antara hasil penilaian pekerjaan dengan yang seharusnya dicapai sesuai dengan tolak ukur yang telah ditetapkan; Menentukan langkah berikutnya berdasarkan hasil perbandingan tersebut; 4) Menginventarisasi penyimpangan dan atau kesalahan yang terjadi (bila ada);  dengan cara mengisolasi pada aspek-aspek kinerja yang manalagi perbaikan harus dilakukan. Penggunaan pendekatan dan atau teknik berbeda; 5) Melakukan tindakan kolektif, yaitu mengusahakan agar yang direncanakan dapat menjadi kenyataan. Memberdayakan tim TI untuk menseting pelaksanaan workshop. Peneliti menyimpulkan bahwa pelaksanaan workshop dengan penguatan Teknologi Informasi dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dan kemampuan guru  SMKN 4 Metro dalam menyusun instrumen tes berbasis HOTS.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-09-12
How to Cite
Hasan, V. (2022). PELAKSANAAN WORKSHOP DENGAN PENGUATAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN MENYUSUN INSTRUMEN TES HOTS GURU SMKN 4 METRO TAHUN PELAJARAN 2021/2022. Jurnal Guru Indonesia, 2(6), 465-480. https://doi.org/10.24127/jgi.v2i6.2778