ANALISA POLA PEMBERIAN AIR IRIGASI DI DAERAH SALURAN KBH 14 A KANAN DESA SIDODADI KECAMATAN SEKAMPUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

  • Sigit Nur Eka Putra Universitas Muhammadiyah Metro
  • Masheri Masherni Universitas Muhammadiyah Metro
  • Eri Prawati Universitas Muhammadiyah Metro

Abstract

Pada saat masuk musim tanam gadu atau musim tanam pada saat kemarau, para petani
banyak yang mengeluhkan bila air irigasi yang ada tidak mencukupi untuk melakukan
penanaman padi. Oleh karena itu harus dicari penyebab utama dari kekurangan air
tersebut.
Penelitian analisa pemberian air irigasi ini dilakukan di areal persawahan yang dialiri
saluran irigasi KBH 14 A Kanan, yang berada di desa Sidodadi Kecamatan Sekampung
Lampung Timur. Penelitian ini meliputi jumlah debit air yang masuk pada saluran
tersebut, jumlah kehilangan air yang terjadi dan juga tingkat efisiensi penyaluran yang
terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah air yang masuk pada
saluran tersebut sudah memenuhi kebutuhan air yang ada atau belum, dan juga untuk
mengetahui apakah saluran tersebut masih layak digunakan atau tidak.
Dari hasil penelitian debit air rata-rata yang masuk pada musim tanam gadu 2017 pada
periode pengolahan adalah sebesar 23,00 ltr/dt, pertumbuhan 14,99 ltr/dt, dan pemasakan
10,54 ltr/dt. Sedangkan jumlah kehilangan air yang terjadi saat pengolahan sebesar 3,881
ltr/dt, saat pertumbuhan sebesar 3,401 ltr/dt, saat pemasakan 3,131 ltr/dt. Sehingga
kebutuhan air total saat pengolahan sebesar 22,24 ltr/dt, saat pertumbuhan sebesar 19,24
ltr/dt, saat pemasakan sebesar 10,69 ltr/dt. Terahir tingkat efisiensi penyaluran yang terjadi
saat periode pengolahan adalah 83 %, petumbuhan sebesar 77 %, dan pemasakan sebesar
70%

Published
2020-06-02