JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi
<p><span data-sheets-value="{"1":2,"2":"Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil (Jumatisi) Universitas Metro diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Jumatisi merupakan kumpulan dari Tugas Akhir penelitian mahasiswa berbagai disipliln ilmu dibidang struktur, transportasi, hidrologi sumber daya air, geoteknik dan manajemen konstruksi dengan tujuan untuk dipublikasikan."}" data-sheets-userformat="{"2":513,"3":{"1":0},"12":0}"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil (Jumatisi) Universitas Metro diterbitkan secara berkala dua kali dalam peta pada bulan Juni dan Desember. </span><span style="vertical-align: inherit;">Jumatisi merupakan kumpulan dari Tugas Akhir penelitian mahasiswa berbagai disipliln ilmu dibidang struktur, transportasi, hidrologi sumber daya air, geoteknik dan manajemen konstruksi dengan tujuan untuk dipublikasikan.</span></span></span></p>Universitas Muhammadiyah Metroen-USJUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil2722-5631VALIDATION OF FLOOD INUNDATION DISTRIBUTION IN THE BORO WATERSHED USING SENTINEL-1 IMAGERY AND 1D HEC-RAS SIMULATION AGAINST FIELD OBSERVATION DATA
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/10126
<p><em>Flooding is a natural disaster that poses a serious problem in many regions of Indonesia, particularly in the Boro Watershed (DAS Boro), which experiences annual inundation in several urban villages. DAS Boro is a sub-watershed of the Bengawan Solo River, located in Jebres District, Surakarta City. Therefore, accurate flood management is necessary through disaster risk mitigation efforts. This study aims to identify flood inundation using Sentinel-1 satellite imagery visualization and hydraulic analysis through 1D modeling with HEC-RAS. The method applied is the HSS Snyder method with a two-year return period, calibrated using data from the Pepe Hilir Watershed. The analysis process began with site surveys and channel dimension measurements, along with field observations, including interviews with affected residents. Surveys were conducted at 19 points representing the inundated area. The area of DAS Boro was determined through data processing using QGIS 3.14.16, measuring 1.376 km², with a two-year flood discharge of 109.41 m³/s. The results show that flood visualization using Sentinel-1 achieved an accuracy (Recall) of 100% compared to data from BPBD and DPUPR Surakarta. Meanwhile, the HEC-RAS 1D model simulation reached only a 19.29% Recall rate, indicating that remote sensing approaches are more effective in identifying flood-affected areas.</em></p>Bagus Ardian SaputraErni MulyandariSuryo Handoyo
Copyright (c) 2025 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2025-12-172025-12-177111210.24127/jumatisi.v7i1.10126PERSEPSI PENGGUNA JALAN TERHADAP KESELAMATAN LALU LINTAS DI LINGKUNGAN PASAR WONOREJO KAB. PASURUAN
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/9746
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keselamatan lalu lintas di kawasan Pasar Wonorejo, sebuah area dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi. Ketidakteraturan lalu lintas, minimnya fasilitas pendukung keselamatan, serta rendahnya kepatuhan pengguna jalan menjadi permasalahan utama yang memerlukan kajian mendalam. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung dan penyebaran kuesioner kepada pengguna jalan, pedagang, dan pengunjung pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa variabel seperti sarana prasarana jalan, perilaku pengendara, dan kepadatan arus lalu lintas memiliki kontribusi signifikan terhadap potensi kecelakaan. Rekomendasi strategis difokuskan pada peningkatan kesadaran berlalu lintas, pengadaan rambu yang memadai, dan pengawasan yang lebih ketat oleh pihak berwenang guna menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di lingkungan pasar tersebut.</p>Syaihul HidayahDian Kusumaningsih
Copyright (c) 2026 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2026-04-082026-04-0871131910.24127/jumatisi.v7i1.9746ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN STRUKTUR RENOVASI GEDUNG GPP 5 MENJADI DAPUR SEHAT ANAK BANGSA DI MALANG
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/9780
<p>Produktivitas tenaga kerja menjadi indikator penting dalam keberhasilan proyek konstruksi, khususnya pada proyek renovasi yang memiliki kompleksitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor seperti kondisi lingkungan kerja, usia pekerja, motivasi kerja, pengalaman dan keahlian kerja, serta tingkat upah terhadap produktivitas tenaga kerja pada proyek renovasi struktur Gedung GPP 5 di Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan strategi studi kasus. Data diperoleh dari 22 responden melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan, sedangkan kondisi lingkungan, usia pekerja, dan tingkat upah memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap produktivitas. Pengalaman dan keahlian kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini penting sebagai dasar strategi peningkatan produktivitas pada proyek konstruksi serupa.</p>Muhammad Fadlillah Ainur RohmanSucipto
Copyright (c) 2026 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2026-04-082026-04-0871202710.24127/jumatisi.v7i1.9780EVALUASI PELAKSANAAN PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS JALAN ALTERNATIF REMBANG-SUKOREJO STA 1+255-3+300)
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/9801
<p>Pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran transportasi serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu ruas strategis di Kabupaten Pasuruan adalah jalan alternatif Rembang–Sukorejo, yang dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas dan mempercepat konektivitas antarwilayah. Dalam pelaksanaannya, pekerjaan konstruksi jalan tidak jarang mengalami perbedaan antara rencana teknis dan realisasi di lapangan.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan perkerasan lentur pada ruas jalan alternatif Rembang–Sukorejo STA 1+255 hingga 3+300. Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat kesesuaian antara pelaksanaan lapangan dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan, serta mengidentifikasi kendala teknis dan non-teknis yang terjadi selama pelaksanaan proyek</p>KurniawanDian Kusumaningsih
Copyright (c) 2026 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2026-04-082026-04-0871284110.24127/jumatisi.v7i1.9801ANALISIS REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PEKERJAAN STRUKTUR KOLOM DAN BALOK PADA PROYEK RUMAH TINGGAL 2 LANTAI SUKOREJO PASURUAN
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/9831
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi biaya struktur kolom dan balok pada proyek pembangunan Rumah Tinggal 2 lantai Sukorejo Pasuruan melalui penerapan metode Value Engineering (VE). Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya biaya komponen struktural seperti kolom K1 (30×30 cm), dan balok B1 (25×50 cm) serta B2 (20×40 cm) yang berkontribusi signifikan terhadap total anggaran proyek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan fokus pada evaluasi teknis dan ekonomis melalui analisis alternatif desain. Data primer diperoleh dari dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar kerja, dan observasi lapangan, sedangkan data sekunder berasal dari SNI, literatur ilmiah, dan analisis harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan VE dengan mengubah dimensi balok B1 (20×40 cm) dan B2 (15×30 cm) serta mengganti beberapa kolom K1 menjadi kolo K2 (15x30 cm), mampu menurunkan biaya sebesar Rp. 140.572.000,00 atau sekitar 67% dari anggaran awal Rp. 426.926.000,00. Analisis dengan SAP2000 memastikan bahwa perubahan desain tidak mengurangi kekuatan dan keamanan struktur. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa VE efektif dalam memberikan solusi teknis yang ekonomis tanpa mengorbankan mutu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan struktural bangunan, khususnya untuk efisiensi biaya pada proyek dengan elemen struktur berbiaya tinggi.</p>Fikri Nur SyarifudinSucipto
Copyright (c) 2026 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2026-04-082026-04-0871424910.24127/jumatisi.v7i1.9831ANALISIS FAKTOR DOMINAN PENYEBAB KETERLAMBATAN (TIME OVERRUN) PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN AKSES MENUJU BANDARA NYIA
https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/jumatisi/article/view/10930
<p>Ketepatan waktu penyelesaian merupakan salah satu indikator utama keberhasilan proyek konstruksi di samping aspek biaya dan mutu. Proyek Peningkatan Jalan Akses Menuju Bandara, memiliki peran strategis sebagai infrastruktur pendukung aksesibilitas <em>New Yogyakarta International Airport</em> (NYIA). Namun, pelaksanaan proyek infrastruktur jalan raya memiliki karakteristik unik yang rentan terhadap ketidakpastian eksternal maupun internal yang berpotensi menyebabkan keterlambatan jadwal (<em>time overrun</em>). Berdasarkan observasi lapangan, proyek ini dihadapkan pada berbagai kendala kompleks mulai dari kondisi tanah dasar, curah hujan yang tinggi, hingga permasalahan sosial berupa sengketa lahan yang menghambat produktivitas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kinerja waktu, menganalisis tingkat risiko (<em>risk level</em>) berdasarkan frekuensi dan dampaknya, serta menentukan faktor dominan yang memerlukan prioritas penanganan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada responden ahli (<em>purposive sampling</em>) yang terdiri dari pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan pemilik proyek. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Matriks Risiko dengan mengalikan nilai probabilitas (<em>Likelihood</em>) dan dampak (<em>Impact</em>), yang kemudian dipetakan menggunakan Diagram Pareto untuk mendapatkan hierarki risiko utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor risiko dominan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap potensi keterlambatan waktu pada Proyek Peningkatan Jalan Sogan-Karangwuni. Faktor pertama adalah kondisi cuaca ekstrem (hujan) yang menempati peringkat risiko tertinggi dengan kategori <em>Extreme Risk</em> (Skor 25), yang berdampak signifikan pada terhentinya pekerjaan perkerasan aspal (<em>hotmix</em>). Faktor kedua adalah kendala non-teknis berupa sengketa pembebasan lahan dengan kategori <em>High Risk</em> (Skor 15). Faktor ketiga adalah kerusakan mekanis alat berat (<em>breakdown</em>) pada saat jam kerja kritis dengan kategori <em>High Risk</em> (Skor 12). Berdasarkan analisis Pareto, penanganan terhadap ketiga faktor dominan ini diproyeksikan dapat mereduksi potensi keterlambatan secara signifikan. Penelitian ini merekomendasikan strategi mitigasi berupa penerapan kerja lembur (<em>overtime</em>) untuk optimalisasi progres saat cuaca cerah, penyediaan alat berat cadangan, serta intensifikasi koordinasi sosial pada area sengketa guna memastikan proyek selesai tepat waktu.</p>Ian Karunia PerkasaLidwina Putri AstaniMochamad Gaharu Dida DevedoChalsi Mala Sari
Copyright (c) 2026 JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
2026-04-092026-04-0971505910.24127/jumatisi.v7i1.10930