PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DENGAN METODE TIKRAR ARBAIN PADA SANTRI DIRUMAH QUR’AN AL-IZZAH KOTA METRO

  • Liana Fatdila Universitas Muhammadiyah Metro
  • Heri Cahyono Universitas Muhammadiyah Metro
  • Sujino Sujino Universitas Muhammadiyah Metro
Keywords: Peran Guru, Menghafal, Metode Tikrar

Abstract

Peran adalah keseluruhan tingkah laku atau tindakan yang dimiliki seseorang dalam memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Seseorang dikatakan menjalankan peran apabila ia dapat menjalankan hak dan kewajiban yang merupakan bagian dari status yang disandangnya. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an yaitu dengan melakukan pendampingan terhadap peserta didik. Ada beberapa kesenjangan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran hafalan Al-Qur’an yaitu masih banyak santri yang belum bisa membaca Al-Qur’an dan menghafal Al-Qur’an belum optimal. Keadaan yang menjadi penghambat bagi guru adalah sifat malas yang dialami oleh santri, akibatnya hafalan yang sudah dimiliki oleh santri tidak bertambah.
Tujuan penulisan dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an pada santri. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data di analisa dengan cara memilah data yang sudah tersedia, kemudian disajikan secara sistematis agar diperolehnya suatu kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengenai peran guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an disimpulkan bahwa peran yang dilakukan guru kepada santri adalah keaktifan guru tahfidz dalam memotivasi santri, membimbing santri dalam menghafal Al-Qur’an. Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru selalu mengarahkan santri agar selalu membaca Al-Qur’an dan menguatkan hafalannya supaya bertambah.

Published
2022-11-01