POTENSI KEARIFAN LOKAL HUTAN DAMAR LAMPUNG BARAT SEBAGAI KOMODITAS EKSPOR DAN OBYEK WISATA EDUKATIF

  • Hafis M Kaunang Ataji Universitas Muhammadiyah Metro
  • Agus Sujarwanta
  • Prita Triana
  • Felzia Reneza
  • Hudaya Indra Bakti
Keywords: Repong, Komoditas Ekspor, Wisata Edukatif

Abstract

Abstrak: Perkebunan damar yang berada di Kabupaten Pesisir Barat ini adalah perkebunan rakyat yang diusahakan secara turun-temurun, bahkan ada yang mencapai usia 70 tahun dan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Menurut Dinas Perindustrian Lampung Barat di Krui terdapat sekitar 1.750.000 pohon damar produktif dengan luas 17.500 ha. Getah damar menjadi komoditas unggulan Lampung dari Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK). Budidaya damar punya dua manfaat sekaligus yaitu pelestarian hutan dan ekonomi. Getah damar mata kucing banyak digunakan untuk bahan emulsi (campuran) pewarna, cat, tinta, aromatik untuk makanan, bahkan juga untuk kosmetik dan lain sebagainya. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi dokumentasi dengan menelaah atau mengkaji beberapa teori dan artikel yang berhubungan dengan Damar Mata Kucing. Pihak masyarakat sangat menantikan inovasi dari berbagai pihak yang melibatkan masyarakat dan menguntungkan daya jual damar. Inovasi yang saat ini diharapkan oleh petani adalah alat pengolah damar menjadi bahan setengah jadi sehingga harga jual akan lebih tinggi yang berdampak kepada pendapatan masyarakat. Optimalisasi obyek wisata Hutan damar perlu ditingkatkan dengan memberikan papan informasi edukatif, sejarah dan gambar penunjang lainnya.

 

Abstract: This damar plantation in Pesisir Barat Regency is a community plantation that has been cultivated from generation to generation, some even reached the age of 70 and the Bukit Barisan Selatan National Park (TNBBS) area. According to the West Lampung Industry Service in Krui there are about 1,750,000 productive resin trees covering an area of ​​17,500 ha. Dammar sap is Lampung's leading commodity from Non-Timber Forest Products (HHBK). The cultivation of resin has two benefits, namely forest conservation and the economy. Cat's eye resin is widely used for emulsion (mixture) of dyes, paints, inks, aromatics for food, even for cosmetics and so on. The method used in this article is a documentary study by examining or examining several theories and articles related to cat's eye resin. The community is looking forward to innovations from various parties that involve the community and benefit the selling power of resin. The innovation that is currently expected by farmers is a means of processing resin into semi-finished materials so that the selling price will be higher which will have an impact on people's income. Optimization of the Damar Forest tourism object needs to be improved by providing educational information boards, history and other supporting images.

 

Published
2021-08-30
Section
Articles