PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MODEL STAD DAN TGT BERDASARKAN PENGELOMPOKAN KEMAMPUAN AKADEMIK TINGGI DAN RENDAH TERHADAP BIOLOGI KOGNITIF

  • *Dwi Noviawan UPTD SDN 1 BUMI JAWA
  • Karwono Karwono Universitas Negeri Lampung
  • Handoko Santoso Universitas Muhammadiyah Metro
Keywords: cooperative (STAD dan TGT), kemampuan akademik, kognitif biologi

Abstract

Riset di SMAN 5 Metro Tanggal 14 Juni - 30 September 2017. X1 (STAD dan TGT), X2 (Kemampuan Akademik Tinggi dan Rendah), Y (Biologi Kognitif). Eksperimen Faktorial 22. Sampel STAD 28, TGT 28 berdasarkan kemampuan akademik tinggi dan rendah. Pengambilan sampel acak bertingkat. Dokumentasi dan tes. Anova 2 jalur, uji t independent dan berpasangan.

Tujuan: 1) membedakan biologi kognitif  STAD dan TGT. Menunjukan hasil 0.689 > 0.05 tidak ada perbedaan dikeduanya. 2) membedakan biologi kognitif dari kemampuan tinggi dan rendahnya akademik. Hasilnya 0.891 > 0.05, artinya tidak berbeda. 3) berdasarkan akademik tinggi, digunakan model STAD dan TGT, membedakan biologi kognitifnya. Hasilnya Sig 0,854 (p > 0,05) artinya tidak berbeda. 4) berdasarkan kelompok akademik rendah, digunakan model pembelajaran STAD dan TGT, membedakan biologi kognitif.  Perhitungan SPSS nilainya Sig 0,833 (p > 0,05) berarti tidak berbeda. 5) mengetahui interaksi STAD dan TGT berdasarkan kemampuan akademik tinggi dan rendah terhadap biologi kognitif. Uji ANOVA 2 arah hasil X1 kepada Y Sig. 0.205 > 0.05 interaksi X2 kepada Y Sig 0.233 > 0.05 intraksinya tidak signifikan. Interaksi X1 dan X2 terhadap Y Sig. 0.443 > 0.05 interaksinya tidak signifikan.

Published
2023-02-23