TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI ALAT BANTU TERAPI ANAK ADHD: ANALISIS KUALITATIF DARI PERSPEKTIF TERAPIS

  • Fifin Dwi Pratiwi Universitas Muhammadiyah Metro
  • Idyana Adha Universitas Muhammadiyah Metro
  • Agatha Angela Praha Geraldine Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, ADHD, Media Digital, Pengaruh dan Tantangan

Abstrak

Anak Berkebutuhan Khusus, khususnya anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), membutuhkan layanan terapi yang adaptif dan sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Perkembangan teknologi digital di era saat ini membuka peluang pemanfaatan media digital sebagai alat bantu dalam proses terapi anak ADHD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi digital dalam layanan terapi anak ADHD, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi terapis, serta merumuskan rekomendasi pemanfaatan teknologi digital yang tepat dan aman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas empat terapis yang memberikan layanan terapi kepada anak ADHD di salah satu lembaga terapi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus di Kota Metro, Provinsi Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan fokus, motivasi, keterlibatan anak dalam terapi, serta membantu pengembangan kemampuan pengendalian diri. Namun demikian, penggunaan media digital juga menimbulkan tantangan dan dampak negatif seperti risiko distraksi berlebihan, kecanduan gawai, gangguan pola tidur, serta keterbatasan kompetensi digital terapis. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi digital dalam terapi anak ADHD perlu dilakukan secara terencana, terarah, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan anak, serta didukung oleh pendampingan langsung dari terapis dan keterlibatan aktif orang tua.

Diterbitkan
2026-06-01
Bagian
Articles