Penerapan Storytelling Sebagai Program Penguatan Regulasi Emosi Anak Usia Dini Di Tk Kota Metro
Abstract
Penelitian ini mendeskripsikan regulasi emosi anak melalui penerapan bercerita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan studi lapangan. Sumber data penelitian adalah anak kelompok B usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Metro tahun ajaran 2023-2024. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi foto, dan dokumentasi tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penerapan bercerita sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak (2) Proses pembentukan kemampuan anak dalam mengendalikan emosi (3) penerapan program bercerita dapat memperkuat emosi anak. Rekomendasi penelitian ini adalah sebagai refleksi regulasi emosi pada anak usia dini khususnya dalam kehidupan bermasyarakat dan pendidikan multikultural.
References
Agneta H. Fischer, & Antony S. R. Manstead. (2010, January 20). The relation between gender and emotion in different cultures [Personal communication].
Andani, S., Santi, E., & Lestari, D. R. (2017). Storytelling Terhadap Perkembangan Sosial Emosional (Keterampilan Sosial Dan Masalah Perilaku) Anak Usia 5-6 Tahun. Dunia Keperawatan, 5(2), 137. https://doi.org/10.20527/dk.v5i2.4118
Andi Kuswandi, A., Dwi Puspita, R., & Ismail, A. M. (2022). Implementasi Metode Bercerita dalam Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini 4-6 Tahun. Edu Happiness : Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 1(1), 31–39. https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v1i1.28
Desi Sukma Puspita Sari. (2022). Melatih Regulasi Emosi Pada Anak Pra Sekolah Dengan Bermain: Literature Review. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1), 14–20. https://doi.org/10.55606/jurdikbud.v2i1.149
Dinantia, F. Indriati G, D. (2014). Hubungan Pola Asuh Orang tua dan Frekuensi dan Intensitas perilaku Temper Tantrum pada Anak Toddler. Unri, 1.
Dodo, I. (2015). Cara Menangani Emosi Anak. Luxima Metro Media.
Durrotun Nafisah Aisyah. (2022). Teori dan Praktik Bermain Untuk Anak Usia Dini. Cipta Media Nusantara.
Elizabeth B Hurlock. (1978). Perkembangan Anak Jilid 1. Erlangga.
Elizabeth B Hurlock. (1998). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentan Kehidupan. Erlangga.
Eisenberg, N., Smith, C. L., & Spinrad, T. L. (2004). Relations with Emotion Regulation, Adjustment, and Socialization in Childhood.
Haryono, S. E., Anggraini, H.-, & Muntomimah, S.-. (2018). Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Kemandirian dan Kemampuan Regulasi Emosi Anak Usia Dini. Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24903/jw.v3i1.204
Heather L. Urry heather, & James J. Gross. (2010). Emotion Regulation in Older Age [Personal communication].
Jati, L. T. S., & Sumarni, W. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perkembangan Anak Sekolah Dasar.
Karnaen, S. M. N., & Royanto, L. R. M. (2019). Storytelling Menggunakan Boneka Tangan Oleh Guru: Dapatkah Meningkatkan Keterampilan Regulasi Emosi Anak Tk A? Journal of Psychological Science and Profession, 3(2), 75. https://doi.org/10.24198/jpsp.v3i2.21648
Lestari, H. W. (2019). Kepercayaan Diri Anak Dalam Bermain di TK Kelompok A Gugus PAUD VIII Kecamatan Sleman.
Morelen, D., Shaffer, A., & Suveg, C. (2016). Maternal Emotion Regulation: Links to Emotion Parenting and Child Emotion Regulation. Journal of Family Issues, 37(13), 1891–1916. https://doi.org/10.1177/0192513X14546720
Nana Syaodih Sukmadinata. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Rosda Karya.
Pertiwi, R. E. (2020). Pelatihan Storytelling untuk Meningkatkan Keterampilan Stimulasi Emosi Guru PAUD. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 6(2), 194. https://doi.org/10.22146/gamajpp.57371
Rahiem, M. D. H. (2023). Orang Tua dan Regulasi Emosi Anak Usia Dini.
Rogamelia, R., Amalia, F., & . M. (2022). Perkembangan Sosio-Emosional Anak Di Masa Pandemi Covid-19. Al Huwiyah: Journal of Woman and Children Studies, 2(1). https://doi.org/10.24042/jwcs.v2i1.12041
Sari, M., Warmansyah, J., Syaiful, L. D., & Utami, W. T. (2022). Environmental care characters in early childhood: The project method effects. Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education; Vol 5 No 1 (2022): January-June 2022; 37-46 ; 2655-8009 ; 2655-8572 ; 10.32505/Atfaluna.V5i1. http://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/atfaluna/article/view/4334
Setiawan, E., Dewi, M. S., & Ummah, S. (2021). Storytelling Melalui Daring untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Preschool, 2(1), 163–173. https://doi.org/10.18860/preschool.v2i1.10851
Subyantoro. (2007). Model Bercerita untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak: Aplikasi Ancangan Psikolinguistik. 19(3).
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R & D. Alfabeta.ga.
Copyright (c) 2024 Jurnal Kajian Anak (J-Sanak)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The author submits the manuscript to do so with the understanding that if accepted by the jurnal kajian anak (J-Sanak) for publication, the publication of the copyright of the article will be assigned/transferred to the Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) Publisher.
However, the Authors still reserve the following:
a). All proprietary rights other than copyright such as patent rights,
b). The right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures.
Jurnal Kajian Anak (J-Sanak), the International Editorial and Editorial Board made every effort to ensure that no false, misleading data, opinions or statements were published in the journal . In any way, the contents of articles and advertisements published in Jurnal Kajian Anak (J-Sanak) are the sole and exclusive responsibility of each writer and advertiser.
The copyright form must be electronically signed and sent to the Editorial Office in the form of an original e-mail: ummetropiaud@gmail.com

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional







