Best Practice Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 5 di SD Negeri 5 Muara Gading Mas
Abstract
Kampus mengajar angkatan 5 adalah bagian dari program yang dirancang oleh Kemendikbud yaitu Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk memberikan wadah serta kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar perkuliahan dengan menjadi mitra guru di sekolah yang sedang dalam proses pengembangan model pembelajaran serta Mahasiswa juga mampu menumbuhkan kreativitas dan inovasinya dalam pembelajaran sehingga berdampak pada penguatan literasi dan numerasi serta adaptasi teknologi yang ada di sekolah tersebut. Kampus mengajar juga dirancang untuk meningkatkan kompetensi pembelajaran, sehingga sekolah tersebut mengalami peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Salah satu sekolah yang sedang dalam proses pengembangan model pembelajaran adalah di SD Negeri 5 Muara Gading Mas yang berada di Desa Muara Gading Mas, Kec. labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada saat pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 5 Pra-penugasan yaitu wawancara, observasi sekolah, serta dokumentasi. Dengan adanya mahasiswa di sekolah penempatan diharapkan adanya kesigapan serta kesanggupan mahasiswa untuk membantu semua permasalahan yang ada di sekolah dengan berkolaborasi dengan dewan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui program kerja yang disusun oleh mahasiswa yang ada di sekolah penempatan menjadi lebih baik. Dampak positif yang diberikan program kampus mengajar angkatan 5 pada mahasiswa adalah mahasiswa mampu mengasah softskill dan mampu mengembangkan kreativitas hasil belajar yang diperoleh di kampus. Hasil dari adanya Program Kampus Mengajar Angkatan 5 di SD Negeri 5 Muara Gading Mas peserta didik memiliki motivasi dan semangat belajar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Campus teaching batch 5 is part of a program designed by the Ministry of Education and Culture namely Merdeka Learning - Independent Campus (MBKM) which aims to provide a platform and opportunity for students to learn outside of lectures by becoming partner teachers in schools that are in the process of developing learning models as well as students also able to foster creativity and innovation in learning so that it has an impact on strengthening literacy and numeracy as well as technology adaptation in the school. The teaching campus is also designed to improve learning competence, so that the school experiences an increase in the quality of education in Indonesia. One of the schools that is in the process of developing a learning model is SD Negeri 5 Muara Gading Mas, which is in Muara Gading Mas Village, Kec. Maringgai Harbor, East Lampung Regency, Lampung. The research methods used during the implementation of the Campus Teaching Program Batch 5 Pre-assignment were interviews, school observations, and documentation. With the presence of students in placement schools, it is hoped that there will be agility and the ability of students to help with all problems that exist in schools by collaborating with the teacher council to improve the quality of education through work programs prepared by students in placement schools for the better. The positive impact given by the campus teaching program batch 5 on students is that students are able to hone softskills and are able to develop creativity in learning outcomes obtained on campus. As a result of the Class 5 Teaching Campus Program at SD Negeri 5 Muara Gading Mas, students have the motivation and enthusiasm to learn to continue their education to a higher level.


