Peran Guru Bimbingan dan Konseling pada Implementasi Kurikulum Merdeka

  • Anisah Azzahra Universitas Muhammadiyah Metro
  • Mudaim Universitas Muhammadiyah Metro
  • Hadi Pranoto Universitas Muhammadiyah Metro
Kata Kunci: Guru Bimbingan dan Konseling; Kurikulum Merdeka

Abstrak

Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait peran guru bimbingan dan konseling pada implementasi kurikulum merdeka di SMP Negeri 1 Punggur Lampung Tengah. Kemudian menjelaskan apa saja peran dan tantangan pada implementasi kurikulum merdeka serta bagaimana upaya yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi tantangan kurikulum merdeka di SMP Negeri 1 Punggur. Pendekatan riset yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan jenis riset naratif. Dengan riset kualitatif mampu memperoleh data secara lengkap dan akurat. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data yaitu pengamatan lapangan dan wawancara. Berlandaskan hasil riset yang sudah dilakukan terkait peran guru bimbingan dan konseling pada implementasi kurikulum merdeka, maka dapat disimpulkan bahwa peran guru bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka antara lain sebagai motivator, agen perubahan dan pencegahan, fasilitator, konselor, pengembangan karir, konsultan, assessor, dan melakukan kolaborasi dengan pihak sekolah. Tantangan yang dihadapi guru bimbingan dan konseling antara lain beradaptasi dengan teknologi, memiliki kreativitas dan inovasi dalam metode pembelajaran, beban kerja yang meningkat, dan keterbatasan sumber daya manusia. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut antara lain dengan memotivasi diri sendiri, mengikuti pelatihan dan kegiatan pengembangan kompetensi, melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, serta mendapatkan dukungan dari pihak sekolah.

Diterbitkan
2026-06-01
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 4 5 > >>