Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Homeroom Untuk Meningkatkan Self-disclosure
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik homeroom untuk meningkatkan self-disclosure remaja Santo Tarsisius Ngestirrahayu. Jenis penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian One Group Design Pre-test Post-test. Dalam penelitian ini, satu kelompok subjek yang berjumlah 10 remaja melakukan pre-test dan post-test. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pengisian skala self-disclosure oleh subjek penelitian. Nilai rata-rata pre-test sebesar 61,7000 dan nilai rata-rata post-test sebesar 84,2000. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample T-test menggunakan bantuan program SPSS 29.0.2.0. Hasil analisis Paired Samples T-test diperoleh hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu -5,453 > 2,262 dan Sig. Two-Sided p = 0.001 < 0,05, maka dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik homeroom untuk meningkatkan self-disclosure remaja. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik homeroom diharapkan dapat menjadi pendekatan yang lebih efektif dalam membantu remaja meningkatkan self-disclosure.


