STUDI KASUS KECEMASAN BELAJAR PADA REMAJA
Abstrak
Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kecemasan belajar pada remaja di SMP Muhammadiyah 1 Metro Tahun Pelajaran 2020/2021; mengetahui faktor yang menjadi penyebab kecemasan belajar pada remaja di SMP Muhammadiyah 1 MetroTahun Pelajaran 2020/2021. Mengetahui dampak kecemasan belajar pada remajadi SMP Muhammadiyah 1 Metro Tahun Pelajaran 2020/2021. Peneliti mengunakan metode penlitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Peneliti mengumpulkan data dengan cara wawancara langsung dandokumentasi. Setelah data diperoleh maka dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis data induktif. Dari hasil pengumpulan data dan reduksi data maka dapat diperoleh hasil yaitu Gambaran kecemasan peserta didik yang dialami oleh peserta didik di SMP Muhammadiyah 1 Metro dilihat dari ciri fisiknya adalah tangan berkeringat, badan gemetar dan lemas, panas dingin, jantung berdetak kencang. Selain itu, ciri yang dialami adalah perilaku menghindari pertanyaan guru, dalam pembelajaran peserta didik melamun, dan konsentrasi. Berdasarkan temuan penelitian, faktor penyebab kecemasan peserta didik adalah kemampuan yang dimiliki peserta didik, tuntutan orangtua, dan kondisi kesehatan yang kurang mendukung saat belajar. Dampak yang dialami peserta didik saat mengalami kecemasan belajar adalah berupa dampak positif yakni meningkatnya motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan diri, tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan mengubah cara belajar. Sedangkan dampak negatifnya adalah hasil belajar yang kurang maksimal. Usaha yang dilakukan guru dalam mengurangi kecemasan belajar adalah dengan mengadakan konseling individual, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menyelesakan tugas-tugas belajar.


